5 Tips IMC Travel Dengan Anak Balita #TravelWithIMC

tips travel dengan anak

Dear IMC Mommies, banyak sekali mommies yang bertanya pada saya apa sih tips-tips kami untuk sering mengajak C travel kesana kemari? selain itu juga banyak yang penasaran cara saya memilih isi BusyBag C kan? intinya praktis dan kokoh, saya jawab disini yaaaa 🙂tips travel dengan anak balita1.Sebisa mungkin saya menyesuaikan kegiatan dan cerita kami tentang negara / tempat yang ingin dikunjungi minggu-minggu sebelumnya. Saya menggunakan kesempatan ini untuk preview/teaser untuk C supaya ia lebih familiar dengan nama tempatnya dll. Kami biasa memanfaatkan berbagai kegiatan di rumah, bisa menggunakan sensory play bertema, prakarya bertema , puzzle world map GeoPuzzle kami, buku-buku cerita yang berhubungan atau bahkan anda bisa mulai bercerita tentang makanan di sana.

image

2. Packing Packing Packing! nah yang satu ini membutuhkan waktu yang cukup lama ya, karena selain packing untuk keperluan pakaian kami juga packing “BusyLuggage” alias Busy Bag versi besar haha untuk C! nah yang satu ini biasa saya masukan berbagai kegiatan praktis C seperti buku menempel stiker, buku maze, puzzle kecil, Sticky Mosaic (untuk tempel-tempel), buku-buku cerita tipis, mainan kecil yang C pilih, meronce & montessori inspired activities, dll. Nah demikian kalau mau diintip kira-kira isi Busy Bag C ya, menurut saya prinsipnya seperti biasa Kokoh, awet, praktis dan fun untuk si kecil. Boleh bawa yang kecil-kecil tapi diusahakan yang lebih praktis, ingat anda sedang travel ya bukan di rumah…jadi serba praktis kuncinya ya!

tips travel busybag anak

Terus terang BusyBag/BusyLuggage C ini is a lifesaver for us! di saat C mulai cranky karena bosan menunggu ia bisa pilih kegiatan yang ia inginkan. Tentunya tidak mudah untuk anak usia 3 tahun menunggu duduk selama 3-5 jam ya, namun dengan adanya kegiatan helpful banget.

image

Saya bawakan beberapa saja pilihan C dan sengaja saya lepaskan dari box nya supaya mempermudah penyimpanannya.

image

(Daniel Tiger Book from Limma.co.id)

3. Berbagai hal lain yang saya bawa di tas (tidak check in koper) : Cadangan Pull Ups C (C sudah potty trained, namun saya merasa saat travel seperti ini mempermudah juga kalau saya bawa Pull Ups untuk saat-saat tertentu karena tidak selalu ada WC dll.) , Cadangan 2 pasang baju & celana C , Snack C & Susu C , berbagai kegiatan C seperti yang saya share di nomor 2 tadi , Kaos Kaki cadangan C, Jaket C. Sedangkan untuk saya pribadi saya selalu membawa lip balm, sabun wajah & moisturizer wajah ukuran travel ,tissue basah, tinted sunscreen, antibakterial untuk luka, tolak angin (yes that tolak angin!), cadangan 1 kaos, buku untuk di pesawat, multivitamin.

image

4. Membuat jadwal yang fleksibel untuk anak balita. Nah yang satu ini mudah diucap namun agak sulit dilaksanakan hehe….mengingat saat-saat travel saya dan suami sebelum C lahir…kami orangnya cukup aktif jadi kalau travel dan saya yang hobi susun-susun acara (karena suami saya sudah sibukkk sendiri hehe) saya suka nyusun acara yang terlalu padat….dengan penuh semangat 45 saya dan suami sudah bangun jam 5-6 pagi lalu breakfast dan segera jalan-jalan dengan tujuan mengunjungi setidaknya 5 kunjungan wisata dalam sehari. Haha namun itu dulu, sekarang dengan adanya C kami perlu menyusun ulang ekspektasi kami jadi maksimal 1-2 tujuan wisata dalam satu hari. So expectation kami pun santai saja, kalau hari ini cuma dapat ke Museum ya sudah nga apa….hal ini membuat kita lebih santai dan bisa menikmati hari tersebut tanpa terburu-buru.

image

5. Kamera – saya usahakan untuk foto berbagai area yang menarik yang tujuannya akan saya buat diary nantinya sehingga kami bisa buka-buka lagi di kemudian hari, selain itu juga jangan lupa untuk membawa converter yang cocok di negara yang anda kunjungi karena bisa saja colokan anda tidak dapat langsung digunakan tanpa menggunakan converter. Shoes – yang satu ini penting sekali! duhhh saya mengalami sendiri sewaktu travel kemarin kaki saya sampai sakit sekali karena saya ngga pakai walking shoes tapi sneaker biasa yang menurut suami saya sol nya terlalu tipis. (Duh jangankan high heel deh ya! flat shoes dengan sol tipis saja menggerus kaki…padahal saya suka dan ahli pakai high heel tapi tetep ajaaaaa…..huhuhuuu) Akhirnya saya perlu mengganti sepatu saya dan membeli walking shoes yang proper baru deh lumayan, ya kebayang sih jalan sana sini seharian di jalanan berbatu-batu kalau sol nya tipis sakit bangettttt….so lesson learnt ini! Nah untuk yang travel lebih dari 1 minggu, apabila membawa baju terbatas (better seperti itu) malamnya bisa di cuci di hotel (handwash) ataupun laundry di hotel tapi daripada repot telpon room service dulu minta pick up beberapa pieces item saya prefer bersihkan sendiri saja less than 5 minutes dan gunakan seperti tali jemuran yang ada di setiap kamar untuk mengeringkan. Untuk urgentnya, anda juga bisa gunakan hair dryer! haha itu kalau sudah urgent aja sih, prefer menggunakan udara alami biasanya 1 hari penuh juga akan kering.

image

So have fun selamat travel dengan si kecil ya!! waktu C usia bayi bagi kami masih berat sekali untuk travel terutama jarak jauh USA-ASIA dll, namun saat C usia 1.5 tahun sudah lumayan OK, usia 2,5 tahun makin OK meskipun suka minta mondar mandir terkadang kalau long flight yang 12 jam an….

Kebanyakan 80% travel kami bertiga jadi DadC ikut dan itu helpful banget, ada kalanya saya berduaan saja dengan C naik pesawat..tapi thankful hanya yang dekat-dekat saja…kalau yang jauh-jauh saya maunya ada DadC aja deh..takut bosen! hehehehe

Waktu C berusia 2 tahunan kami juga pernah travel ke kepulauan Karibia, disitu pun saya sudah mulai merasakan lebih mudah karena C lebih bisa menikmati, kami berdua jalan-jalan ke Rainforest namanya El Yunque Rainforest dan C ikut naik tangga lohhhhh sampai ratusan gitu di observatorynya …hahaha kalau dipikir-pikir nekat juga!

Sekarang di usia 3 tahun sudah OK bangettttt kok, flight 10.5 jam ia enjoy saja ga kesana kemari tapi duduk enjoy, makan, nonton, busy luggage, ngobrol-ngobrol, nungguin dessert nya dateng dll…hehehe so much fun! cek #TravelWithIMC ya untuk cek keseruan kami selama travel 🙂

image

Written By

Elvina Lim Kusumo is a Mother , Author “Montessori di Rumah” & “Real Mom Real Journey” , food scientist, Montessori Educator , and founder of IndonesiaMontessori.Com (IMC).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *