Bringing Learning and Story Time to The Next Level

Dear IMC mommies, tidak terasa sudah memasuki bulan September tahun 2016 ya! rasanya baru saja memasuki tahun baru 2016 , eh tiba-tiba saja sudah mulai memasuki bulan berakhiran -ber yang bagi saya biasanya somehow berlalu jauh lebih cepat dari bulan-bulan awal tahun , bagaimana dengan anda? apakah merasakan hal yang sama? hehe Nah bagi yang sudah lama mengikuti IMC website pasti tahu ya kalau saat ini saya homeschool C alias C belajar di rumah. Banyak alasan yang membuat kami (saya dan suami) memutuskan hal tersebut, salah satunya karena tahun ini kami sering sekali berpergian baik itu berlibur maupun campur dengan kerja suami. So far perjalanan kami menyenangkan , memang ada saat-saat dimana ada hari-hari yang tidak mudah tapi kalau di lihat kembali kami senang menjalani semua ini. Bagi IMC Readers yang baru, pendekatan (approach) yang saya lakukan dalam menerapkan homeschool (sekolah di rumah) bersama  C kebanyakan terinspirasi dari pendekatan Montessori. Untuk yang betul-betul baru membaca artikel saya ini bisa di baca sekilas dan dasar-dasar pendekatan tersebut di sini. Selain itu anda juga dapat mendapatkan inspirasi berbagai kegiatan dasar untuk anak usia dini yakni kegiatan keterampilan hidup (Practical Life) di sini dan juga lebih lengkapnya di buku saya berjudul “Montessori di Rumah” yang baru saja rilis 2 bulan lalu.

buku montessori di rumah indonesia montessori

Nah selain pendekatan Montessori, saya juga banyak terinspirasi dari berbagai pendekatan lainnya yang saya mix and match sendiri sehingga di website ini ada sebagian kegiatan Montessori dan ada sebagian kegiatan lainnya yang terinspirasi dari pendekatan Montessori dan lainnya. Dalam pendekatan Montessori ini diupayakan pengenalan segala sesuatu konsep khususnya yang pertama kali dan pada anak usia dini dilakukan secara konkret , multi sensori , bisa di pegang, berwujud 2 dimensi ataupun 3 dimensi serta anak dapat memanipulasi benda tersebut dengan menggunakan berbagai indera. Contohnya saat saya mengenalkan C pada konsep besar, kecil, lebih besar, lebih kecil saya mengenalkannya menggunakan berbagai balok berbeda ukuran yang langsung dapat C rasakan, raba, lihat sendiri melalui panca inderanya bahwa balok yang berbeda ukuran itu bukan saya berbeda bentuknya namun juga beratnya loh! Nah setelah fase ini, anak dapat mulai mengenal berbagai hal dengan cara konkret dan abstrak dan tentunya secara perlahan beralih dari konkret ke abstrak. Banyak kegiatan pengenalan kosa kata baru kami lakukan melalui pengalaman hidup sehari-hari sehingga C dapat melihat dan memegang langsung benda yang kami maksud, selain itu kami juga melakukan pengenalan berbagai konsep dan kosa kata baru menggunakan represantasi alat peraga yang bisa berupa mainan edukatif, benda-benda di sekitar kita dll.

image

Menggunakan permainan konstruksi asal Jepang , LaQ pada kesempatan tersebut C membuat berbagai persegi dan setelah itu ia berinisiatif ingin menumpuk-numpuk persegi berbagai warna tersebut. Selain mengenalkan dan eksplorasi dengan bentuk persegi di sini C juga mengenal konsep keseimbangan. Untuk anak dengan usia lebih dini bisa juga sekaligus digunakan untuk mengenalkan warna, mengelompokkan warna serta pengenalan berbagai bentuk lainnya.

image

Setelah itu C mencoba mengurutkan persegi yang kalau nampak dari sisi seperti ini lebih tepat dikatakan prisma. Di sini kita juga mengenal dan eksplorasi lagi dan lagi dengan konsep mengurutkan sesuai pola A-B-C-A-B-C yang merupakan salah satu konsep awal untuk anak usia dini yang menurut saya lebih mudah diterima oleh anak apabila anak dibiarkan memanipulasi benda secara langsung.

image

Untuk C yang berusia hampir 4 tahun beberapa bulan lalu tampaknya ia juga sedang dalam masa sensitif terhadap konsep kuantitas. Banyak pendapat yang memiliki pendapat dan argumen masing-masing mengenai hal ini namun dari sisi saya , saya percaya bahwa anak usia dini khususnya 6 tahun pertama kehidupan adalah masa-masa keemasan di mana segala hal yang ada di sekitarnya di serap dan dengan mudah dipahami tanpa beban. Bagi saya tergantung bagaimana kita mengenalkan anak dengan berbagai hal dan konsep , apakah kita mengenalkan konsep dan berbagai hal secara menarik, seru, tanpa paksaan, tanpa tekanan, tanpa tuntutan , secara konkret , dengan eksplorasi dalam kehidupan sehari-hari? Pengenalan berbagai konsep dapat dilakukan dengan cara yang menarik dan seru loh dan bahkan membuat anak yang ketagihan dan setiap hari minta “kegiatan” hehehe.

Kali ini masih menggunakan permainan konstruksi buatan Jepang, LaQ C mengulang lagi konsep 1,2,3,4,5 secara konkret di mana jelas ia dapat melihat bahwa 2 itu lebih sedikit dari 1 , 5 itu jelas jauh lebih sedikit daripada 1 dst. LaQ sendiri memiliki part yang kecil-kecil dan direkomendasikan untuk anak berusia 5 tahun ke atas namun untuk anak-anak berusia 4 tahun yang sudah sering melakukan berbagai kegiatan keterampilan hidup seperti berbagai kegiatan yang saya ulas di buku saya tentunya kemampuan motorik halus, koordinasi mata dan tangannya sudah terasah dan dengan demikian bisa di kenalkan dengan the next level of construction toys yang satu ini.

image

Hampir setengah tahun lalu ketika pertama kali kami bermain sekeluarga menggunakan LaQ Japan ini kesan kami khususnya DadC sangat kagum . Kami kagum terhadap banyaknya hal yang dapat dikreasikan menggunakan 7 macam loose parts LaQ ini. Mulai dari berbagai benda dan hasil karya 2 dimensi bahkan sampai3  dimensi yang secara halus betul-betul mirip aslinya. Awalnya C belum terbiasa memasang loose parts tersebut dan butuh latihan beberapa saat lalu mulai memasang dan membuat benda-benda sesuai dengan buku inspirasinya dan ia mulai dengan membuat benda-benda 2 dimensi baru akhir-akhir ini ia mulai merakit benda 3 dimensi tentunya dengan tema Things That Go! hehehe ada kalanya C membutuhkan bantuan pada saat memasang juga tapi bagi kami adalah baik untuk memberikan challenge yang tepat untuk anak. Maksudnya adalah memberikan kesempatan untuk maju , memecahkan masalah , mencari ide dan kreatif serta pantang menyerah.

imageNah mobil-mobilan dkk yang berbentuk 2 dimensi di foto di atas adalah hasil karya C sedangkan sphere dkk itu hasil karya DadC. Lucu banget kan gemes sama bola-bolanya itu loh!!! oh ya waktu itu juga sempat kami jadikan story time loh untuk berbagai tema , mulai dari planet-planet di angkasa, anjing kecil yang bermain bola, permen lolipop, dll

image

Nah kolaborasi kami sekeluarga juga digunakan untuk story time, kali ini C yang bebas bercerita ya!

image

C juga suka membuat angka dan huruf menggunakan loose parts LaQ , karena bentuknya yang kecil-kecil hasilnya pun smooth ya!

image

Anjing kecil bermain dengan bola… keep your story alive C! Let’s bring our story time alive!

image

Nah yang ini belum kami coba tapi sudah di tandai untuk di coba next time kami membahas peta dunia, yay!

“He does it with his hands, by experience, first in play and then through work. The hands are the instruments of man’s intelligence.”  – Maria Montessori

image

Nah bisa dibilang mobil biru ini adalah hasil karya pertama C menggunakan LaQ membentuk benda 3 dimensi dan ia senang sekali karena bisa jalan kesana kemari, well done C , when you don’t give up, you will find a way!

image

Kali ini C bercerita tentang benda-benda di angkasa dan pesawat jet nya menjadi roket. Yang besar ini SUN, yang kecil ini planet Earth Mommy!

image

Ngga mau ketinggalan DadC ikut membuat ferris wheel terinspirasi dari London Ferris Wheel saat beberapa bulan yang lalu kami ke sana, C tentunya senang sekali dan langsung diputar-putar!

image

Selain itu saat 2 bulan yang lalu kami sekeluarga berpergian ke Jepang kami juga menemukan banyak sekali koleksi LaQ loh, sempat lihat-lihat semua koleksi buku-buku idenya yang bermacam-macam duhhhh endless ideas mulai dari robot, segala macam binatang, dll

image

Nah ini di salah satu toko di Shinjuku waktu kebetulan lihat saya foto sekalian beli beberapa spare parts tambahan.

image

He Eh, itu Dessertnya manis banget ya!! cakes are everywhere!

image

Waktu itu C sempat meminta LaQ Express Train ini namun karena kami sudah memiliki LaQ Bonus Set saya menyarankan C mencoba menggunakan Bonus Set juga bisa buat kereta api kok, karena losse partsnya sama dan bisa di gabung-gabungkan , it is sooo open ended.

image

Saya pribadi suka yang warna pastel hihi, kalau C suka yang bright color katanya…

image

Nah ini hasil karya terbaru C, ia membuat mobil ambulans dan jujur saja karena detil dan bagiannya banyak ia menghabiskan lebih dari 1 jam loh! di bawah bisa anda lihat sebagian videonya ya!

Nah itu sebagian foto-foto LaQ Japan  mainan konstruksi dari dan dibuat di Jepang yang tentunya sudah melewati standard kualitas internasional. Untuk anak berusia di bawah 3 tahun, karena banyaknya bagian kecil anda perlu mengawasi ya! namun untuk anak yang sudah lebih besar, bermain dengan LaQ ini bisa bikin ketagihan karena C juga suka bermain LaQ dengan adik saya yang usianya 16 tahun loh! hahaha istilahnya kalau di Jepang banyak orang dewasa yang juga suka bermain, ikut lomba dan bahkan mengkoleksi LaQ. Nah kalau waktu itu IMC Mommies datang ke acara book launching saya di The Hall, Senayan City mungkin anda sempat mampir ke booth mainan edukasi milih Seraphina Edukatif Cemerlang ya! di sana anda dapat mencoba langsung dan melihat betapa kerennnya, kualitas LaQ dll. Untuk Negara Indonesia, SEC merupakan distributor tunggal LaQ Japan dan khusus untuk pembelian bulan September 2016 ini IMC Mommies dapat mendapatkan Bonus Roda untuk pembelian Bonus SET  , potongan sebesar 150.000 IDR dan kesempatan untuk melakukan IMC Special Buy yakni membeli dengan program cicilan tanpa bunga langsung ke LaQ Indonesia . Berbagai LaQ Set dapat anda dapatkan di LaQ Indonesia mulai dari 250.000 IDR loh, untuk pertanyaan langsung anda bisa menghubungi LaQ Indonesia ya. Bagi IMC Readers yang sudah menjadi kolektor LaQ, kalau upload hasil karya silahkan di tag #LaQWithIMC #LaQIndonesia yuk! supaya nantinya kita-kita bisa saling tukar ide. Have Fun! Happy Learning !

 

Written By

Elvina Lim Kusumo is a Mother , Author "Montessori di Rumah" & "Real Mom Real Journey" , food scientist, Montessori Educator , and founder of IndonesiaMontessori.Com (IMC).

2 Comments

  • I really enjoy reading your book,
    Enrich my knowledge as an educator and mom gonna be.
    I plan to open Children Learning Center in my neighbourhood next year. Your book help me to set the room/class and also the activity.
    I want to help Indonesian children special middle below.
    There are so many things that I want to say… To sum up all.. Your book really become blessing for me and for many children in the future. God bless you

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *