Buku Real Mom Real Journey is Here! Ketemu 22 Juli 2017 yah!

Can you believe this? Buku RMRJ yang sudah berbulan-bulan (mungkin tepatnya 6-7 bulan) lalu dipersiapkan untuk terbit akhirnya akan terbit dalam hitungan hari! Saya excited, I hope you do too!!!!!

Bagi semua IMC moms yang sudah Reservasi 100++ IMC Moms untuk ikutan The Launching terima kasih banyak ya atas supportnya, kita bertemu 22 July 2017 di Gramedia Central Park persis jam 2 siang, OK? Bagi IMC moms yang kena waitlist dan ga dapat tiket untuk The Launching huhuhuhu bisa tetap datang ke tempat hanya saja benefit seperti goodie bag hanya diperuntukan untuk 100++ IMC Moms yang sudah reservasi teng tanggal 3 Juli kemarin. Untuk Yang dateng ke CP dan membeli buku RMRJ di hari H juga bisa ikutan Doorprizes puluhan hadiah yaaaaa…..nah yang masuk waitlist kemarin kan masih banyak sekali, saya sarankan dateng ke CP langsung aja 22 July jam 2-5 sore ya, disitu anda bisa beli buku, foto-foto dan dengerin curhatan tapi berdiri gapapa ya? Please datang on time karena menurut bocoran jumlah buku yang di bawa juga sangat terbatas , karena harus dibagi-bagi untuk ke seluruh Indonesia di bulan Agustus rencananya.

 

Kepengen banget bocorin isi Goodiebag nya tapi ga boleh yah, karena tujuannya untuk surprise. Sedangkan untuk Doorprizenya hehe akan ada puluhan, tapi saya bocorin MEGA Doorprizenya aja yakni 2 buah PlayMat 4 in 1 Yay!!!!

Saya juga ingin berterima kasih kepada semua pihak (di luar family sendiri) thanks to all loyal, beloved IMC Readers, semua sponsor dan partner IMC juga semua pembaca baru saya yang sudah mengikuti Pre-Order dan menghabiskan PO Ekslusif dalam beberapa jam dan PO RMRJ dalam beberapa hari saja. TERIMA KASIH! WHY? Karena dengan support Moms terhadap buku-buku karangan saya baik RMRJ maupun MDR (Montessori di Rumah), saya bisa terus (aminn) memberikan resources bermanfaat, gratis dan berguna untuk kita semua. Terima kasih karena secara tidak langsung Moms telah menyupport IMC , mendukung semakin lebih banyak lagi FREE #IMCPrintable berkualitas yang saya susun dan bisa diunduh gratis di website ini dan tentunya Website ini bisa terus ada dan cepattt browsingnya….Terima kasih ya!!

 

Okay, sekarang saya mau bercerita , balik lagiii….jadi kenapa sih saya memutuskan mengambil tema MOTHERS dalam buku saya dengan Bentang Pustaka? menurut saya IBU itu kunci penting dalam keluarga , dalam pendidikan anak dan dalam kelangsungan hidup keluarga. IBU itu terlihat kecil kadang ataupun kurus ataupun lemah lembut namun sebetulnya IBU memiliki pengaruh (influence) yang luar biasa dalam kehidupan ini!! Ayooo, suami kita pasti juga punya IBU kan? hehehehee…ya intinya begitu. Kadang saat anda dan saya melihat-lihat sosial media IBU lain, pernahkah tersirat pemikiran seperti

“Aduhh tuh Ibu kok bisa ya bikin DIY sekeren itu? “

“I Wish I Can be THAT MOM.”

“I feel guilty…I should have cooked better meals for my family.”

Yang pernah merasa seperti itu tunjuk tangan!!!! kita semua human being, saya juga pernah merasa hal yang sama. Namun saya tahu, saya mengerti bahwa sosial media seperti Instagram tentunya memang awal tujuan dibuat untuk memberi ide dan share foto. Tendensi kita sebagai manusia bagaimana? ya share foto yang istilahnya “Instagrammable”. Salah? Menurut saya tidak salah! sah-sah saja, apalagi mengingat foto apapun yang kita share di sosial media itu tidak pernah akan bisa dihapus selamanya. SO, kalau someone about to share something like pictures pasti ya dipikir berkali-kali dulu. Apakah foto ini layak posting? apakah foto ini terlalu privacy? apakah anak saya di kemudian hari tidak keberatan kalau saya post foto dia yang lagi kayak gini? Anak-anak kita saat ini mungkin pada tahap usia BALITA namun beberapa tahun lagi mereka akan memasuki usia sekolah dasar di mana mereka semakin aware kan? pantang membuat malu anak sendiri ya. Itu prinsip saya . LOHHH!!! malah ngobrol tentang safety in internet (nanti aku bahas lagi, jadi ingat utang!). Intinya foto-foto yang saya dan ibu-ibu lain p0sting itu hanya segelintir, cuplikan dari moment hari itu.

Adakah tangisan, jeritan, rebut-rebutan dan kehebohan? terkadang ada, terkadang tidak. Some days are easier, some days are NOT. It is Normal, it is part of our life!

Sometimes kita sempat memasak masakan yang sehat , lucu, dan presentable sometimes tidak. Ada kalanya kita sempat mengabadikan masakan kita atau hasil DIY kita untuk di foto dan di masukan ke sosial media ada kalanya hasil DIY kita gagal dan hasil masakan kita mungkin GOSONG.

 

Adakah tangisan, jeritan, rebut-rebutan dan kehebohan? terkadang ada, terkadang tidak. Some days are easier, some days are NOT. It is Normal, it is part of our life! – #ElvinaLimKusumo @realmomrealjourney

Kembali lagi ke diri sendiri , apakah kita IBU yang sudah dewasa? yang tahu dan sadar bahwa di IG ada 800 Juta orang di FB ada 2 BILLION orang dari berbagai belahan dunia, punya pemikiran berbeda, gaya hidup berbeda, dll? Cape yah kalau membandingkan hidup kita dengan hidup BILLIONan orang di dunia hehe, there is always something to compare… moms BILLION people itu banyak loh lebih rame dari jumlah orang se Indonesia
“Mami A tas nya banyak…..closetnya besar.”
“Mami J kok tasnya sama terus ya dari kuliah, out of fashion banget hikx.”
“Cara berpakaian si G ya ampun….” (speechless..)
“Oh si K suka jalan2 ke ancol… si X hobinya ke Maldives.”✈️
“Ya ampun, mainannyaaa…..itu berapa ya kalau di total? mending kasih aku aja…” (Hello )
“Enak banget jago bikin kue, bagus2 lagi…kapan coba gue bisa kayak gitu! haissh.”
“Seriously, emak tega! masa anaknya dikasih makan……”
“Kok anaknya dia digendong terus ya?”
“Kok kecil2 di taro strolller, kasian…”
“Kasian anak kecil sudah diajak baca buku terus…”
“Kasian anaknya diajak ke mall teruss…”
“Dia ASI nya cuma 6 bulan?? aku dong 5 tahun!!!!!!”
“Ih, ya ampun kasih anak makan dessert terus…”
“Ckckck….grocery di posting, KOK ga beli yang Organik ya?”
“Mustinya jangan kasih anak main gadget.”
“Mustinya jangan kasih anak main sensory play.”
“Ya ampun buku nya banyak bangettt, toko buku ya mam? koleksi tuh koleksi perangko..bukan buku.” (apa seh )

Kagum boleh, terinspirasi silahkan, jadi ide & motivasi ya bagus itulah yang harusnya IBU dewasa lakukan, ambil manfaatnya aja. Tapi kalau jadi ada tendensi berpikir “Hidupku kok beda ya sama hidup si anu?” “Why my life is soo……” rumput tetangga terlihat lebih emas (udah ga jaman rumput hijau, harus emas!) ini ga fair untuk kedua pihak, Orang yang punya foto ga kenal kamu, tapi sudah diprasangka ini itu, kasian juga loh!Kamu ga kenal dia tapi udah habis2in waktu mikirin dia dan hidup dia Makanya kalau ditanya sama teman tau si ABC di IG ga? Mostly aku ga tau, ga merhatiin ga juga liat…ya emang pas ga liat aja. Biar aja dibilang agak kuper, hehe gapapa sih kalau aku. #IMCRealMomRealJourney

IBU yang dewasa , asumsi saya IMC Moms ini berusia 20-40 an kan ya? bukan usia dini? jadi kategori manusia dewasa ya. IBU yang sudah dewasa (meski kadang labil,galau,PMS,dll)

Tahu dan sadar bahwa apa yang mereka share itu permanent meski kita hapus, tetap ada somewhere.

Tahu dan sadar orang lain punya hidup sendiri, ups and downs sendiri, punya privacy dan tidak akan membiarkan kehidupan orang lain di sosmed menghantui hidup anda (hantu!).

Neuron sudah berkembang maksimal dan bisa membedakan informasi, menahan diri, tidak judge opini dan keputusan IBU lain,berprasangka positif terhadap IBU lain.

Senang sekali di RMRJ @realmomrealjourney yang sebentar lagi launching ini saya dan belasan IMC Moms dari berbagai latar belakang bisa share “Behind the scene” seperti apa sih IBU itu? IBU selalu terlihat tegar, tapi apakah betul IBU tidak memiliki keraguan, insecurities, kekhawatiran?
Be inspired, encouraged and be strong! this RMRJ Book will warm your deepest heart ❤️☕️

BIG Thanks untuk semua IMC Moms yang telah antusias PO Ekslusif yang habis dalam beberapa jam saja dan PO Reguler yang habis dalam beberapa hari. Dengan membeli dan menyuport Buku-Buku saya anda ikut berpartisipasi supaya IMC selalu dapat memberikan resources berguna, edukasi, padat manfaat Gratis untuk seluruh Ibu dan Anak Indonesia #IMCPrintable – Go grab it now di IndonesiaMontessori.com

Hey, tapi menurut saya sah-sah saja kalau kita sebagai IBU ingin mengabadikannya dan share, mungkin untuk kenangan, diary ataupun share resep, how to dan inspirasi bagi orang lain. So be it!!! Menurut saya WISE untuk memilih postingan yang anda posting dan memang tentu jadi memberi kesan pada orang lain yang tidak mengerti untuk apa tujuan sosial media ini pesan yang misleading. (Baca : orang yang belum dewasa).

Posting di Sosial Media bukan untuk posting dari pagi sampai malam apalagi live video dengan sejagad antero raya sehari penuh, hanya beberapa detik saja live chat atau storiesnya kan? jadi yang kita lihat ya hanya gambaran beberapa detik itu. Kalau share sepanjang hari saya malah serem, ga takut privacy ya!

Mungkin ada yang mengira,

Oh ibu A hidupnya enak yaaaa cuma belanja terus,

Oh si Y enak loh anaknya nurut banget….

Si D rumahnya bagus bangettt maenannya banyaakkk

si X kok posting kegiatan anaknya terus sih?

Ya ampun ibu P pintar banget masak, hoki banget deh tuh anak dan suaminya!

Si B kok jalan-jalan terus ya? abis jalan-jalan terus beli maenan!!

I tell you to STOP! stop comparing your life with other mothers’ life apalagi gawatnya sebatas life yang kalian lihat di sosial media ya. It is not healthy. Ingat, sosial media hanya sniplet hanya 1-2-3 foto yang represents hari itu dan mungkin ini diabadikan untuk diary, kenangan, dll – WHICH IS TOTALLY FINE! Namun foto-foto itu tidak merepresentasikan keseluruhan hari dan hidup orang tersebut.Lalu ada kubu lain yang bertanya , Kok ga share yang sedih-sedih? yang jelek-jelek di hari itu dll? hey, STOP IT! baca kembali ke atas, Segala sesuatu yang kamu post di sosial media tidak akan pernah bisa dihapus , meski kamu delete tetap ada somehwere. Beberapa tahun lagi anak kita menjadi anak SD dan SMP, yakin mereka tidak keberatan dengan postingan yang kurang dewasa ini? mereka makhluk kecil yang sedang belajar…wajar kalau mereka masih kadang bingung, lah kita saja dewasa suka labil , galau dll. Apa kah kita senang kalau kita lagi muka cembetut (beneran kesal dan bukan dibuat-buat.) dan lagi sedih dan lagi sensitif terus di foto oleh teman anda dan di upload ke sosial media? anda senang? anda mau? sama halnya pada anak anda. Apakah kira-kira ia senang kalau yang kita post itu tantrum-tantrum mereka terus? Jadi ga perlu ekstrim ke kanan kiri ya, biasa aja , sedang-sedang aja tapi juga ga perlu berprasangka. Lagipula meski saya belum dapat selalu ingat dan menerapkanya saya percaya namanya positive thinking dan positive words. Saya dan C pernah membuat yang namanya percobaan kacang hijau. 3 kacang hijau itu kami tanam pada saat bersamaan. 1 wadah kami diamkan, 1 wadah lagi setiap hari saya da C puji-puji dan beri afirmasi positif dan 1 lagi kami beri kata-kata negatif. TRY IT! pada awalnya semua tumbuh , namun yang suka kita kata-katain mati duluan dan busuk pula , accchhh!!!!! so meskipun sebagai IBU kami tidak sempurna dan tentu anak-anak kami tidak sempurna, kesimpulan saya mengafirmasikan dan berpikir positif tentang mereka meskipun mereka masih belajar dan neuron-neuron di otaknya belum berkembang dan terkoneksi sempura itu adalah NOBLE , it helps!

Real Mom Real Journey akan bercerita tentang perjuangan kami sebagai IBU yang ingin involve terhadap pendidikan usia dini anak-anak kami di rumah khususnya dengan metode Montessori.

It is not always as pretty as you see, it is not always as easy as you see but at the end we will be OKAY!

Ada kalanya sebagai Ibu kita lelah, ada kalanya sebagai ibu kita tidak ingin DIY dan bebikinan, ada kalanya kita perlu sendiri, ada kalanya kita berharap that no one will judge us regarding what decisions we made. Ada kalanya kita merasa sendirian, ada kalanya masa kecil itu secara tidak langsung menjadikan diri kita sekarang……..menurut saya menjadi ibu itu suatu anugrah dari Nya, tidak mudah…(tidak mudah sama sekali….menurut saya lebih mudah semua exam exam saya berbagai mata pelajaran…seriously).Namun menjadi IBU sebetulnya membangun diri kita, membuat kita ingin menjadi manusia yang lebih baik, ya kan? lebih bertanggung jawab.

We are not perfect, but as long as we keep learning and loving .I think that is enough. Us mothers should support each other rather than judging other people’s choices and opinions. We are all different person, brought up by different parents and situations…. – Elvina Lim Kusumo

 

Baiklah, saya kembali tanda tangan buku RMRJ dulu yaaaa, lembur Mode On, BIG thanks untuk semua Moms yang sudah memesan buku saya, dengan menyuport buku-buku saya, anda juga menyuport website IMC untuk selalu dapat menyedikan FREE resources , FREE #IMCPrintable yang memudahkan Moms di indonesia , terima kasih ya!

k

SEE YOU ALL in 2 Days!

Written By

Elvina Lim Kusumo is a Mother , Author "Montessori di Rumah" & "Real Mom Real Journey" , food scientist, Montessori Educator , and founder of IndonesiaMontessori.Com (IMC).

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *