Cara Mengenalkan & Memupuk Minat Anak Untuk Membaca &

Hi IMC Mommies, akhir-akhir ini banyak yang bertanya bagaimana cara mengenalkan anak pada huruf dan mengajar serta meningkatkan minat anak untuk membaca dari rumah. Saya jawab dan share di artikel ini saja ya!

Nah Mommies, ada banyak berbagai metode untuk mengajarkan anak bahkan bayi membaca , mungkin anda pernah dengar juga kan ya… saya yakin setiap pilihan orang tua sah-sah saja terlebih lagi yang sudah dirasakan cocok untuk setiap anak mereka sooo, kali ini saya share pengalaman pribadi saya dari kaca mata saya yang works untuk kami.

Apabila saya flash back, step awal terutama sekali adalah semenjak dari di dalam perut dimana kita sebagai orang tua sering-sering mengajak bicara dan membacakan cerita serta saya suka sekali menyetel musik dimanapun dan kapanpun. Jenis musik yang saya sukai adalah instrumental klasik, jazz dan lagu seru lainnya.

image

Hal ini sudah terbukti oleh berbagai researchers kelas dunia ya bahwa dunia bayi di dalam kandungan itu mereka sudah bisa mendengar, merasakan dan setelah lahir bisa di lihat refleksnya apabila mendengar lagu atau cerita atau suara yang ia familiar.

image

Step selanjutnya awal mula sekali secara lightly saja saya mengenalkan C pada berbagai macam bentuk (shapes) jadi kemana-mana ditunjukin dan dibiarkan memegang benda-benda dengan berbagai bentuk itu dan ini hmmm sekitar mulai 3-6 bulan deh…Selain itu kegiatan #ReadWithIMC 1000 Buku Dalam 3 Tahun juga rutin saya jalankan, mulai dari buku-buku sederhana dan perlahan meningkat. Mulai dari awalnya sekitar 3-6 bulan ngga selesai 1 buku ga masalah sampai akhirnya selesai dll. Rajin-rajin di bawa ke perpustakaan di sini ataupun ke toko buku kesayangan kami.

image

Selanjutnya pengenalan letter sounds saya kenalkan bunyinya terlebih dahulu sambil meraba / tracing sandpaper letters (anda bisa cek detilnya ke kategori Montessori — Languages di web IMC ini). Baru setelah itu dikenalkan kata-kata sederhana yang terdiri dari 3 huruf dengan benda aslinya / miniatur serta menggunakan CVC Pink Cards (cek di bagian resources — printable IMC ya). Untuk Sight Words, terus terang saya belum pernah secara spesifik mengenalkan C jadi saya rasa C merekam dari sehari-hari membaca atau bermain ya!

Selain itu bermain konstruksi seperti bricks, kreasi bebas menggunakan titik dan garis serta bermain sensori juga mendukung sekali menurut saja dimana anak belajar kosa kata baru dll. Oh ya, jadi bagu IMC Mommies yang bertanya apakah C diberikan flash card (yang di perlihatkan secara cepat dan banyak per hari) jawabanha tidak ya. Namun cara tersebut juga dapat digunakan pada metode lain, dan seperti yang saya katakan , sebagai orang tua yah tugas kita untuk mix and match sendiri metode yang anda rasakan cocok untuk anak anda.

image

Beberapa buku yang C sukai dan menurut kami cocok untuk early readers dan menjadi beberapa buku pertama yang C baca sendiri seluruh bukunya :

Go Dog, Go!

One Fish Two Fish

Green Eggs and Hams

Because a Little Bug Went Ka-choo!

A Clumsy Click Beetle

the Very Hungry Catterpilar

Daniel Tiger Ready to Read Series

and so much more!

Buku-buku diatas sangat lah simple dan terdiri dari 20-60 halaman jadi cukup menarik perhatian dan pas untuk attention span anak berusia 3-4 tahun.

Selain itu memang pada dasarnya ketertarikan anak dan periode sensitif terhadap bahasa dan matematika akan ada dan dimulai di usia 3-4 tahun jadi menurut saya wajar saja kalau C sedang tertarik sekali dengan bidang ini, bahkan apabila kita perhatikan dan di stimulasi secara tepat dan dipupuk pada rentang usia ini akan berkembang dengan baik di bidang bahasa dan matematika , tentunya yang saya maksud adalah dengan cara hands-on dan konkret ya.

Teman C, tetangga kami yanh berusia 4 tahun dan juga homeschool juga mengalami hal yang sama setahun terakhir ini ia menjadi tambah suka dan menikmati sekali baca membaca and nope, mereka ngga les membaca kok…mereka homeschool belajar di rumah bersama mommy mereka dan to be honest, menurut kami homeschool itu rileks hehe karena sesuai dengan ketertarikan anak saat itu, sesuai fase setiap anak, tidak di pressure dan diberi tekanan ataupun reward/iming-imging dan hukuman/punishment tertentu…so saya rasa kalau kita sebagai orang tua ngga parno atau takut anaknya ketinggalan, takut belum bisa baca, takut ga bisa ikutin kegiatan di sekolah – malahan anaknya juga lebih rileks dan menangkap dengan santai tanpa tekanan.

image

 

Bagi saya tetap early childhood adalah tanggung jawab orang tua masing-masing dan saya memilih untuk menjadi home educator terutama saat C di usia-usia dini karena interaksi pertama dan terutama yang saya rasakan perlu adalah dengan orang tua dan orang-orang di sekitar yang memiliki value yang baik. Menurut saya fase usia ini rentan dimana anak akan meniru dan melakukan segala sesuatu yang ia lihat dan serap dari lingkungannya , then when he is ready and bigger go ahead ! you will know which one is good and evil which one is noble and not and so on ☺️ that is just my two cents!

So ayo dicoba semangat ya pasti bisa! dicoba dan diterapkan ya tips-tips mengenalkan anak untuk belajar membaca di rumah!

Cek artikel di bawah untuk pengenalan bahasa pada anak usia dini yang terinspirasi dari pendekata Montessori yuk!

Kegiatan Montessori Pengenalan Bahasa Anak Prasekolah

Pengenalan Huruf Anak Prasekolah Menggunakan Pink Cards 

Pengenalan Bunyi Abjad Anak Usia Dini

Bilingual Anak Usia Dini 

Tips Membaca Bersama Anak 

Let’s #ReadWithIMC Mommies! yang terpenting bukanlah siapa yang cepat dapat membaca namun menumbuhkan kecintaan anak untuk membaca secara intrinsik, so pastikan cara anda mengenalkannya santai, menarik dan tidak menekan anak ya! Dan again and again, kita tidak perlu membandingkan milestone setiap anak, when he is ready he will be ready. Kita dapat menstimulasi dan memperhatikan ketertarikan anak dan membantu, encourage anak kita sendiri dengan cara yang positif. yuk!!

 

 

Written By

Elvina Lim Kusumo is a Mother , Author “Montessori di Rumah” & “Real Mom Real Journey” , food scientist, Montessori Educator , and founder of IndonesiaMontessori.Com (IMC).

2 Comments

  • Wah saya sekali membaca artikel kami. Saya dengan anak tiga memulai homeschooling dengan metode montessori. Walo ada tambahan pelajaran diknas untuk anak usia SD saya. Saya sependapat dengan ibu untuk alasan homeschool. Saya ingin sekali meletakkan landasan kuat bagi anak anak saya apa itu benar dan salah. Sehingga ketika mereka dewasa dan siap saya lepas mereka tahu betul cara membedakannya.

    Salam dan terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *