#IMCRealMomRealJourney

Discussion in 'Real Mom Real Journey' started by IMC_Admin, Sep 20, 2017.

  1. IMC_Admin

    IMC_Admin Admin Staff Member

    Okay, sekarang saya mau bercerita , balik lagiii….jadi kenapa sih saya memutuskan mengambil tema MOTHERS dalam buku saya dengan Bentang Pustaka? menurut saya IBU itu kunci penting dalam keluarga , dalam pendidikan anak dan dalam kelangsungan hidup keluarga. IBU itu terlihat kecil kadang ataupun kurus ataupun lemah lembut namun sebetulnya IBU memiliki pengaruh (influence) yang luar biasa dalam kehidupan ini!! Ayooo, suami kita pasti juga punya IBU kan? hehehehee…ya intinya begitu. Kadang saat anda dan saya melihat-lihat sosial media IBU lain, pernahkah tersirat pemikiran seperti

    “Aduhh tuh Ibu kok bisa ya bikin DIY sekeren itu? “

    “I Wish I Can be THAT MOM.”

    “I feel guilty…I should have cooked better meals for my family.”

    Yang pernah merasa seperti itu tunjuk tangan!!!! kita semua human being, saya juga pernah merasa hal yang sama. Namun saya tahu, saya mengerti bahwa sosial media seperti Instagram tentunya memang awal tujuan dibuat untuk memberi ide dan share foto. Tendensi kita sebagai manusia bagaimana? ya share foto yang istilahnya “Instagrammable”. Salah? Menurut saya tidak salah! sah-sah saja, apalagi mengingat foto apapun yang kita share di sosial media itu tidak pernah akan bisa dihapus selamanya. SO, kalau someone about to share something like pictures pasti ya dipikir berkali-kali dulu. Apakah foto ini layak posting? apakah foto ini terlalu privacy? apakah anak saya di kemudian hari tidak keberatan kalau saya post foto dia yang lagi kayak gini? Anak-anak kita saat ini mungkin pada tahap usia BALITA namun beberapa tahun lagi mereka akan memasuki usia sekolah dasar di mana mereka semakin aware kan? pantang membuat malu anak sendiri ya. Itu prinsip saya . LOHHH!!! malah ngobrol tentang safety in internet (nanti aku bahas lagi, jadi ingat utang!). Intinya foto-foto yang saya dan ibu-ibu lain p0sting itu hanya segelintir, cuplikan dari moment hari itu.

    Adakah tangisan, jeritan, rebut-rebutan dan kehebohan? terkadang ada, terkadang tidak. Some days are easier, some days are NOT. It is Normal, it is part of our life!

    Sometimes kita sempat memasak masakan yang sehat , lucu, dan presentable sometimes tidak. Ada kalanya kita sempat mengabadikan masakan kita atau hasil DIY kita untuk di foto dan di masukan ke sosial media ada kalanya hasil DIY kita gagal dan hasil masakan kita mungkin GOSONG.

    Adakah tangisan, jeritan, rebut-rebutan dan kehebohan? terkadang ada, terkadang tidak. Some days are easier, some days are NOT. It is Normal, it is part of our life! – #ElvinaLimKusumo @realmomrealjourney

    Kembali lagi ke diri sendiri , apakah kita IBU yang sudah dewasa? yang tahu dan sadar bahwa di IG ada 800 Juta orang di FB ada 2 BILLION orang dari berbagai belahan dunia, punya pemikiran berbeda, gaya hidup berbeda, dll? Cape yah kalau membandingkan hidup kita dengan hidup BILLIONan orang di dunia hehe, there is always something to compare… moms BILLION people itu banyak loh lebih rame dari jumlah orang se Indonesia
    “Mami A tas nya banyak…..closetnya besar.”
    “Mami J kok tasnya sama terus ya dari kuliah, out of fashion banget hikx.”
    “Cara berpakaian si G ya ampun….” (speechless..)
    “Oh si K suka jalan2 ke ancol… si X hobinya ke Maldives.”✈️
    “Ya ampun, mainannyaaa…..itu berapa ya kalau di total? mending kasih aku aja…” (Hello )
    “Enak banget jago bikin kue, bagus2 lagi…kapan coba gue bisa kayak gitu! haissh.”
    “Seriously, emak tega! masa anaknya dikasih makan……”
    “Kok anaknya dia digendong terus ya?”
    “Kok kecil2 di taro strolller, kasian…”
    “Kasian anak kecil sudah diajak baca buku terus…”
    “Kasian anaknya diajak ke mall teruss…”
    “Dia ASI nya cuma 6 bulan?? aku dong 5 tahun!!!!!!”
    “Ih, ya ampun kasih anak makan dessert terus…”
    “Ckckck….grocery di posting, KOK ga beli yang Organik ya?”
    “Mustinya jangan kasih anak main gadget.”
    “Mustinya jangan kasih anak main sensory play.”
    “Ya ampun buku nya banyak bangettt, toko buku ya mam? koleksi tuh koleksi perangko..bukan buku.” (apa seh )

    Kagum boleh, terinspirasi silahkan, jadi ide & motivasi ya bagus itulah yang harusnya IBU dewasa lakukan, ambil manfaatnya aja. Tapi kalau jadi ada tendensi berpikir “Hidupku kok beda ya sama hidup si anu?” “Why my life is soo……” rumput tetangga terlihat lebih emas (udah ga jaman rumput hijau, harus emas!) ini ga fair untuk kedua pihak, Orang yang punya foto ga kenal kamu, tapi sudah diprasangka ini itu, kasian juga loh!Kamu ga kenal dia tapi udah habis2in waktu mikirin dia dan hidup dia Makanya kalau ditanya sama teman tau si ABC di IG ga? Mostly aku ga tau, ga merhatiin ga juga liat…ya emang pas ga liat aja. Biar aja dibilang agak kuper, hehe gapapa sih kalau aku. #IMCRealMomRealJourney

    IBU yang dewasa , asumsi saya IMC Moms ini berusia 20-40 an kan ya? bukan usia dini? jadi kategori manusia dewasa ya. IBU yang sudah dewasa (meski kadang labil,galau,PMS,dll)

    Tahu dan sadar bahwa apa yang mereka share itu permanent meski kita hapus, tetap ada somewhere.

    Tahu dan sadar orang lain punya hidup sendiri, ups and downs sendiri, punya privacy dan tidak akan membiarkan kehidupan orang lain di sosmed menghantui hidup anda (hantu!).

    Neuron sudah berkembang maksimal dan bisa membedakan informasi, menahan diri, tidak judge opini dan keputusan IBU lain,berprasangka positif terhadap IBU lain.

    I tell you to STOP! stop comparing your life with other mothers’ life apalagi gawatnya sebatas life yang kalian lihat di sosial media ya. It is not healthy. Ingat, sosial media hanya sniplet hanya 1-2-3 foto yang representshari itu dan mungkin ini diabadikan untuk diary, kenangan, dll – WHICH IS TOTALLY FINE! Namun foto-foto itu tidak merepresentasikan keseluruhan hari dan hidup orang tersebut.Lalu ada kubu lain yang bertanya , Kok ga share yang sedih-sedih? yang jelek-jelek di hari itu dll?
     
    emak_pael, Bening, hhaaffii and 7 others like this.
  2. Angelia

    Angelia IMC Magna Friend

    Suka suka kalimatmu ini Vin :*


    I tell you to STOP! stop comparing your life with other mothers’ life
    apalagi gawatnya sebatas life yang kalian lihat di sosial media ya. It is not healthy. Ingat, sosial media hanya sniplet hanya 1-2-3 foto yang representshari itu dan mungkin ini diabadikan untuk diary, kenangan, dll – WHICH IS TOTALLY FINE! Namun foto-foto itu tidak merepresentasikan keseluruhan hari dan hidup orang tersebut.


    Thank you for this sweet reminder...
     
    Ajeng_12, Feni karti and vina like this.
  3. XtinandSam

    XtinandSam IMC Magna Friend

    aku msh takjub sama yg ASI 5 tahun :D
     
    Ajeng_12 likes this.
  4. Manda Rafa

    Manda Rafa IMC Magna Friend

    Emang ada y mom? :confused:
     
  5. niamihmida

    niamihmida IMC Magna Friend

    Ahhhh Superb Vin barusan baca RMRJ lagi dan lagi...
    Aku banget itu yg kuper. Klo ditanya tau emak ABC di IG, mostly kubilang jg kagak tau kuper plus kudet.
     
    Ajeng_12 likes this.
  6. Natascha

    Natascha IMC Magna Friend




    Dear. Vina

    Thank you sudah ingetin kembali untuk balik lagi "bercermin" melihat siapa sih sebenarnya diri kita. Dimana kita sebagai ibu itu punya keunikannya, kelebihannya masing-masing. Lengkap dengan kekurangan dan kelemahan yang sebenarnya mampu menjadi bagian orang lain (atau bahkan anak kita sendiri!!!!) untuk melengkapinya. I mean.. beneran lo.. makin kesini ya..sebagai seorang ibu.. kekurangan dan kelemahan makin terlihat secara nyata. Sering jadi down, gemes, marah, sebel.. tapi kok bersyukur banget tiap kali ada aja dapat pencerahan (mangkannya penting banget terlibat dalam komunitas seperti IMC Club ini) dan akhirnya kembali lagi untuk justru berbalik dan mengembangkan diri kita menjadi lebih baik lagi... DEMI ANAK! dan bagus sekali ketika kita bisa untuk maju dan berubah menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Mangkannya kenapa saya juga setuju sekali ketika menyebutkan bahwa menjadi seorang ibu itu panggilan atau ibadah banget. Karena... mengesampingkan yang namanya diri sendiri. Padahal apa sih yang perlu dilakukan wanita itu sendiri? Rasanya ngga usah punya anak aja terkadang udah rempongnya banget nget nget deh. hahahahha

    Mangkannya bangga dengan mommies IMC yang mau belajar belajar dan belajar.. berkreasi berkreasi dan terus berkreasi mengembangkan kemampuan anak...senantiasa memberikan yang terbaik.

    Semangat, Moms!
    Thank's ya, vin! Berani berdiri di depan dan menyuarakan kehidupan mommies&ekornya. Bless you, dear!
     
    ratna2311 likes this.
  7. Titiek

    Titiek IMC Newcomer

    Tottally agree...sama mom Vina..

    Tidak ada orang yang memiliki kehidupan sempurna...yang terbaik pada A belum tentu baik untuk kita,dsb nya...ambil yang baik buang jauh sisi buruk....

    Apalagi di era saat ini....berita di medsos, media online sering banget membuat waswas....di rumah pekerjaan menumpuk untuk diselesaikan...penting banget buat emak2 menjaga kesehatan "mental"...
    "Mental emak sehat"= emak bahagia= anak happy (krn emak gak marah2)= keluarga menjadi harmonis.

    Bersyukur dengan apa yang Alloh berikan kepada kita, lihat yang dibawah...jangan terlalu lama melihat keatas (lehernya sakit euy hihi....). Fokus pada apa yang bisa kamu lakukan terbaik untuk diri dan keluargamu...(masyarakat lebih bagus)....

    Stay positive mom, krn ibu punya tanggungjawab besar.....semangat ibu2 pembelajar....
     
    Bening and ratna2311 like this.

Share This Page