Nature Walk Adventure with DuoC


Salah satu aktivitas kesukaan C1 (dan sekaran C2 juga ikutan..) adalah main-main diluar. Memang akhir-akhir ini merasa sedikit sulit mengalokasikan waktu bermain bebas di luar huhuhu karena selain musim hujan dan hujannya yang gede banget itu, kadang saya juga merasa masih kerepotan kalau perlu sekaligus membawa duoC. Selain itu jadwal C1 juga sudah agak berbeda dengan jam tidur C2…huhuhuhuhuu…salah satu kiat saya di liburan Desember ini mulai sering dan niatin lagi jalan-jalan ke taman sama duoC …karena memang sebetulnya baik untuk anak-anak dan juga ibunya ya…ketika bermain di luar gitu terasa lebih relaxing dan lepas…C2 sendiri udah suka merumput dan senang banget nontonin C1 main bola ataupun in-line skate sambil duduk-duduk di taman hehe.

Let the children be free; encourage them; let them run outside when it is raining; let them remove their shoes when they find a puddle of water; and, when the grass of the meadows is damp with dew, let them run on it and trample it with their bare feet; let them rest peacefully when a tree invites them to sleep beneath it’s shade; let them shout and laugh when the sun wakes them in the morning as it wakes every living creature that divides its day between waking and sleeping. – Dr.Maria Montessori

 

Biasanya ketika anak-anak pergi ke taman mereka akan secara tidak sengaja berkenalan dengan berbagai hal di alam. Mulai dari jenis-jenis tanaman, serangga, batu, dll. Salah satu kegiatan tambahan yang kita lakukan di rumah menggunakan Spielgaben loose parts dan guidelines bertema Nature dengan cara membuat berbagai bunga dan juga serangga yang mungkin C1 sudah temukan di taman saat Nature Walk.
C1 dengan antusias memilih jenis-jenis serangga dan juga bunga yang sudah pernah ia lihat saat jalan-jalan dan berkreasi menggunakan loose parts. Saat kegiatan ini, anda dapat encourage si kecil untuk bercerita dengan kata-katanya sendiri. Anda dapat memancing dengan beberapa pertanyaan open ended juga yang memicu si kecil untuk berpikir lebih jauh dan merefleksikan apa yang ia lakukan sebelumnya.

Ada berbagai keuntungan yang didapatkan oleh anak yang mendapat kesempatan eksplorasi dan sering-sering bermain di luar seperti yang diungkapkan di bawah ini:

*Anak-anak akan lebih mudah berkonsentrasi setelah bermain di alam.
*Anak-anak yang sering bermain di alam memiliki nilai yang lebih tinggi saat ujian serta konsentrasi dan disiplin yang lebih tinggi. (Wells 2000, Taylor et al. 2002).
*Anak yang suka bermain di luar memperlihatkan kemampuan motorik kasar yang lebih baik termasuk koordinasi, keseimbangan, dan lebih jarang sakit! (Grahn, et al. 1997, Fjortoft & Sageie 2001).
*Saat anak-anak bermain di alam bebas, permainan mereka menjadi lebih luas , kreasi dan imajinasi merekapun lebih berkembang dan mengembangkan kemampuan berbahasa dan kooperatif.
*Meningkatkan kemampuan kognitid anak, meningkatkan kemampuan observasi, reasoning dan pemecahan masalah.
*Mengurangi stress pada anak.
*Mengurangi kecenderungan “bully”.
*Pengenalan alam terhadap anak usia dini sudah terbukti berhubungan positif dengan perkembangan imaginasi dan rasa keingintahuan anak.
*Meningkatkan kepercayaan diri dan kemandirian.
*Mengasah kemampuan bersosialiasi dan bekerja sama secara kooperatif.

   “There’s no way that we can help children to learn to love and preserve this planet, if we don’t give them direct experiences with the miracles and blessings of nature.”

Selain itu, anda dapat mengajak si kecil menuangkan memori serta imajinasinya dengan menggambar hal-hal yang ia lihat saat Nature Walk! untuk saat ini C2 belum bisa ikutan kegiatan Spielgaben With Nature hehe tapi hopefully soon bisa yah!

Oh ya, bagi IMC readers yang sudah lama “wish list”dengan Spielgaben series ini, jangan lewatkan kesempatan End Of Year Special Deal , ada potongan harga 11% dan FREE Magnet Kit (terbatas untuk 20 pembeli pertama saja ya!) untuk info selengkapnya bisa e-mail langsung ke info@spielgaben.com

Tags from the story
Written By

Elvina Lim Kusumo is a Mother , Author "Montessori di Rumah" & "Real Mom Real Journey" , food scientist, Montessori Educator , and founder of IndonesiaMontessori.Com (IMC).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *