The Tree of Animal Life

pengenalan binatang pada anak

The Tree of Animal Life ~ Animalium

Dear IMC-ers, salah satu tema kegiatan #IndonesiaMontessoriHomeschool kami minggu ini adalah mengenalkan C ke berbagai jenis hewan dengan habitatnya. Sebagai intro dari kegiatan selanjutnya, hari ini momC mengajak C untuk lihat-lihat dan mencocokkan miniatur berbagai binatang menggunakan buku terbaru kami berjudul “Animalium” – Welcome to The Museum karangan Jenny Broom dan Katie Scott.

pengenalan binatang pada anak

oh Hi!! Welcome to The Museum! betul-betul indah ilustrasi buku Animalium ini, bikin pecinta pelajaran biologi seperti momC betah lihatin satu halaman demi halaman…sepertinya MomC lebih tertarik dibanding C pada saat ini. Tapi momC yakin nantinya juga C akan suka, soalnya hari ini aja dia udah memilih untuk baca beberapa halaman , mulai dari Cnidaria (C pilih ini karena bentuknya lucu sepertinya…), lalu C juga pilih “Turtles” dan “Fish”.

photo 1-197

Andai oh andaikan buku ini sudah terbit di awal tahun 2000-an pasti MomC beli , karena salah satu materi pelajaran SD, SMP, SMU yang momC sukai adalah biologi. Setiap mendengar nama-nama latin itu, rasanya deg-degan…dulu hafal sekarang udah lupa…perlu di review lagi deh! hehehehe…..

photo 4-134

yuk cocokkan miniatur dengan gambar yang ada di buku, green grasshopper (Omocestus viridulus).

photo 3-164

Oh Ya, mungkin sebagaian IMC-ers khususnya yang baru gabung heran, ngapain sih yaaaa anak usia dini dibacain buku topik seperti ini? kok ga dibacain buku yang ringan-ringan aja? sekali lagi momC jelaskan mengenai pendekatan Montessori ya. Doktor Montessori mengamati dan mengadakan riset pada awal tahun 1900-an bahwa terbalik dengan mitos yang kita percayai, anak usia dini itu bukannya “belum bisa apa-apa” . Melainkan mereka capable untuk melakukan segala sesuatu yang kita sebagai orang dewasa lakukan, hanya masih dalam proses dan belum mahir. Selain itu Doktor Montessori juga mengungkapkan mengenai “The Absorbent Mind” pada usia 0-6 tahun di mana pada masa keemasan ini anak lebih mudah menangkap segala macam informasi yang diberikan. Juga pada usia ini, si kecil sebenarnya curious dan selalu ingin tahu mengenai segala sesuatu di sekitarnya secara detil. Mereka ingin dan cepat menangkap hal-hal detil yang ada di sekitarnya, dan YES anak usia dini jauh lebih cepat menyerap dibandingkan usia yang lebih besar. Dengan demikian, menurut Doktor Montessori, mengapa tidak kita penuhi keiingintahuan si kecil dengan hal-hal yang positif. Terlebih pada usia dini, si kecil tidak merasa terpaksa untuk “belajar” dll jadi ia menyerap segala sesuatu dengan senang hati.

photo 5-100

The Cephalopods….bagus sekali kan ilustrasinya? ga bisa dipungkiri baca buku yang satu ini mengingatkan memori2 indah pelajaran Biologi selama di SMA santa ursula suka banget sama pelajaran Biologi dan hafal mati sama semua bahasa latinnya (dulu!), berlanjut kebawa ke waktu kuliah cinta mati juga sama pelajaran mikrobiologi pangan (Food microbiology) ga tau rasanya selalu pas baca tuh deg-deg an aja hahaha Jadi teringat juga setelah date dadC beberapa bulan terus dia mulai bilang ” I did not know you were a geek. ” sempet kuaggeeett juga pas denger dia bilang gitu…karena selama momC grew up stigma “Geek” itu dianggap kurang lah ya… Dianggap kutu buku, kurang bisa bergaul, akward, pokoknya gimana gitu deh…bahkan pasti ada kan di kelas yang kayak dijulukin “kutu buku” atau apa lah gitu? Sampai jadi malu / minder dll … Ga penting banget deh beneran! MomC lumayan tidak terdeteksi kadar geekiness nya terbukti dadC aja ngga nyangka sampe udah menikah masih suka bilang “Ternyata kamu ini geek banget ya ?!?!?!”dalam hati momC ya iyaa lah yaa kalau ngga mana nyambung sama situ yang lebihhh geekky lagi sih? untungnya lagi menikah sesama Geek, rasanya ngobrol ga abis-abis ada aja topik geek terbaru yang kita suka kalau date sama non-geek rasanya garing banget….momC bisa ngakak dalam hati kalau dinyanyiin atau diajakin ngomong gombal yang ga nyambung terus kebayang langsung pasang muka judes dan tolak mentah2 jual mahal another thing, being geek is the new cool and chic ! Who found GOOG ? AMZN ? AAPL ? that we use everyday? So yukkk ingatkan anak kita untuk ngga ngelabel temannya kutu buku kek apa kek yang aneh2 , ga ada kerennya! Ajarin mereka untuk bisa mengapresiasi perbedaan hobi, pendapat, perbedaan suku, agama, pandangan politik kek dll pokoknya buka wawasan anak sebesar2nya … Kalau kata doktor Montessori, buka wawasan anak sebesar dan seluas2nya supaya anak bisa survive di tengah kehidupan masyarakat global yang majemuk…

photo 2-212

Selanjutnya C juga mencocokkan kepiting, kangguru dll…semoga besok C tertarik topik ini lagi, jadi MomC berkesempatan balik-balik buku ini lagi hahaha…

photo 1-196

Written By

Elvina Lim Kusumo is a Mother , Author "Montessori di Rumah" & "Real Mom Real Journey" , food scientist, Montessori Educator , and founder of IndonesiaMontessori.Com (IMC).

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *