Holiday Baking is here ! meskipun MomC backgroundnya Food Science dan kedua belah pihak orang tua jagoan makanan dan masak memasak…patut diakui urusan bikin bikinan kue dll momC bisa dibilang average banget hahaha which is fine – selama mateng ya! tiba-tiba pagi ini setelah kegiatan sama C … (so happy tiba-tiba pagi ini C buat Asia GeoPuzzle!!!! terus ambil Spindle Box dan Sandpaper numbers…minta sequence story cards dan juga baca buku….) Nah kalau sudah begini, itu pertanda baik IMC-ers, hari di mulai dengan excitement oleh C , kemauan intrinsik langsung mau ini itu sendiri as usual yay!! plus bagi momC hari ini juga ada kabar baik !! Prince George mau masuk Nursery School Montessori di Norfolk loh, tadi pagi di kirimin informasi artikelnya oleh mom Olyen …kyaaa!!!! excited dengarnya! Mungkin IMC-ers berpikir, kenapa pula momC yang excited? hehe wajar dong ya excited kalau ternyata, mommy Kate Middleton yang selama ini momC kagumi juga memilih pendekatan Montessori untuk putra mahkota huaaaa….setelah momC baca-baca ternyata bukan hanya Prince William dan Prince Harry yang dulu sekolah ke sekolah Montessori saat usia dini, tetapi Lady Diana pun ternyata pernah mengajar menjadi asisten di sekolahan Montessori sewaktu dirinya masih lajang. Kyaaaaa! (maafkan momC yang mungkin terlalu excited ya!). Meskipun boleh dibilang tidak kenal, mungkin tidak akan pernah bertemu seumur hidup tapi dalam hati kecil momC suka saja melihat Kate Middleton yang classy dan  smart itu! Pastilah ia memiliki banyak kelebihan yang lebih dari sekedar cantik fisik ya IMC-ers, tidak mungkin di setujui oleh pihak istana rasanya kalau ngga hehehe…Selain itu hal yang membuat momC excited adalah ya setidak-tidaknya IMC-ers keputusan pihak istana itu pasti sudah ditelusuri, dipelajari dulu bebet bibit bobot dan asal muasalnya ya IMC-ers..hehehehe...anyhow great minds think alike !

“Both Prince William and Prince Harry attended Montessori nurseries, though the Duchess of Cambridge went to a local pre-school in Bradfield Southend, Berkshire, where her family lived at the time.

Princess Diana worked as an assistant at a Montessori nursery before marrying the Prince of Wales.
The Montessori method of nursery education, invented by the Italian Maria Montessori, places an emphasis on independence, freedom and social development.
Children are taught in mixed age groups, given choices of activities, and freedom of movement within the classroom.
Westacre says it has “an all inclusive open door approach” and has in the past taught children on the autistic spectrum and physically disabled children.”

Back to today! so yes we are doing our IMC Holiday Baking atas permintaan C.

tips memasak bersama anak usia dini

Tiba-tiba C kasih ide : “I want to bake cookies!!” – jujur agak capek bersih-bersihnya tapi karena mengingat udah bernuansa liburan dan juga tahun lalu persis rasanya lebih rajin bikin-bikin sama C bisa seminggu 2-3x …ya sudah nyerah juga langsung “OK” aja ngikut ke kitchen… C excited sekali as always , plus teringat Homemade shortbread cookies kiriman dari mom Jessica ( Mom Evey) yang udah hampir habis dilahap C padahal belum natal ..haha segera bergegas entah jadinya kayak apa gpp seru-seruan bonding aja di dapur ya , mommy&me time …lagipula hitung-hitung #Montessori Practical Life activity ya C!!

kegunaan mengajak anak usia dini masak di dapur

Nah kali ini kita membuat Peanut Butter Cookies berbentuk Gingerbread Man. Ada beberapa tips yang MomC ingin share untuk mengajak si kecil seru-seruan di dapur ya! C sendiri sudah semenjak 1.5 tahun sering bermain dan beraktivitas di dapur dengan momC – it is a WIN WIN! Kita dapat melakukan tugas kita, si kecilpun bisa cari kesibukan mulai dari menuang-nuang, menimbang, dll. Apa sih tips nya ? ga bahaya? ga takut? ga berantakan? pasti banyak sekali pertanyaan dari IMC-ers deh! Ok momC akan share pengalaman kami ya!

  1. Gunakan Kitchen Helper , kami merasa penggunaan Kitchen Helper ini adalah salah satu keputusan terbaik dalam hidup kami! Countertop kami cukup tinggi dan dengan Kitchen Helper C bisa manjat dan “sampai” ke countertop, ia sering sekali melukis (well saat ini ia melukis di countertop) sambil berdiri di Kitchen Helper! – I highly recommend all of you to get or make this!
  2. Ciptakan Montessori Inspired Kitchen alias the Prepared Environment – cek artikel terdahulu momC di sini. Di mana perlengkapan dan juga lemari bisa dengan mudah di akses si kecil.
  3. Pastikan keamanan seluruh ruangan – cek artikel Babyproofing your home here. 
  4. Taruh di atas / di lemari terkunci obat-obatan, bahan-bahan masakan yang berbahaya untuk si kecil, pindahkan ke bagian lain bahan-bahan yang mengandung kimia untuk bersih-bersih.
  5. Pilih menu sederhana yang mudah pelaksanaannya , kita mulai dari cookie, muffin sederhana.
  6. Libatkan si kecil untuk mencuci piring (again , dapat menggunakan kitchen helper).
  7. Kenalkan si kecil dengan berbagai benda yang ada di dapur, apabila ada yang tajam – jelaskan pada si kecil , trust me they understand!
  8. Karena C sudah terbiasa menggunakan gelas, mangkok, piring kaca dan porcelain sejak usia 1 tahun otomatis ia mengerti berhati-hati di dapur, kadang ia yang menegur momC  “Slowly please, slowly one by one!” huahuaa…anyhow dapat dijelaskan bahan-bahan yang ada di dapur “gelas, porselen, kayu, metal” dll
  9. Praktis! beri tatakan pada countertop / meja dapur sebelum berkegiatan.
  10. Ajak si kecil untuk membersihkan dapur, kulkas dll

Trust me, they learn even more to participate in the kitchen, yuk baca di sini benefits / kegunaan melibatkan si kecil di dapur.

tips masak bersama anak di dapur

Tunggu apalagi? yuk siapkan Kitchen Prepared Enivornment dan libatkan si kecil!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.