5 Kegiatan Untuk Mengasah Kecerdasan Sosial Anak (Social Intelligence)

mini land educational spain pair game

Dear IMC readers, beberapa saat lalu saya pernah mengulas dan sharing pribadi mengenai berbaga tips memupuk rasa empati pada anak di artikel sebelumnya ya. Lalu saya banyak menerima message pertanyaan bagaimana cara lain untuk meningkatkan rasa peduli, empati pada anak yang dapat diterapkan saat kegiatan bersama dengan anak di rumah. Teringat akan pertanyaan-pertanyaan tersebut maka saat saya mendapat kesempatan untuk memilih berbagai alat pendukung edukatif  Miniland Educational untuk anak usia dini otomatis pikiran saya langsung tertuju kepada topik yang amat penting tersebut. Topik ini sangatlah penting namun kadang masih kurang diulas / dibahas ya, padahal menurut saya kecerdasan sosial anak (SQ) adalah salah satu hal esensial yang menunjang keberhasilan anak dalam kehidupan sehari-harinya di kemudian hari.

Apa sih kecerdasan sosial (Social Intelligence / Social Quotient / SQ) ? SQ adalah kemampuan seseorang untuk berempati terhadap lingkungan sekitarnya sehingga dapat bernegosiasi dengan orang-orang di lingkungan sekitarnya dalam hubungan sosial yang kompleks khususnya dalam keadaan yang rumit. Dengan terasahnya kemampuan bersosial si kecil, diharapkan di kemudian hari anak dapat bermasyarakat dan bergaul serta mencapai solusi dalam keadaan yang sulit sekalipun. Selain itu SQ juga dinilai dari bagaimana seorang anak merespon terhadap lingkungan sosial di sekitarnya, keluarga, timbal balik terhadap sesama, bekerja sama dengan teman ,dll. Social Intelligence / Kecerdasan sosial juga dapat didefinisikan sebagai kemampuan kognitif , pengetahuan  dan juga afeksi seperti empati yang dapat mendukung kita dalam kehidupan bersosial khususnya dalam dunia yang majemuk ini.

Meskipun kebanyakan dari kita pernah mendengar tentang SQ ini namun pada kenyataanya tidaklah mudah untuk kita menjadi role model yang konsisten apalagi untuk anak usia dini ya! Saya pribadi juga masih menggali terus bagaiman cara untuk meningkatkan empati dll untuk C yang saat ini berusia 3 tahun dan akhirnya saya mencari berbagai buku-buku dan kegiatan yang berhubungan dengan kemampuan kecerdasan sosial, peningkatan empati dan juga manners. Selain itu seperti yang saya share di artikel mengenai empati sebelumnya saya berusaha untuk membantu C mengidentifikasi emosinya, senang, sedih, kesal, lapar, dll. Dengan mengenalkan berbagai jenis emosi pada anak usia dini diharapkan ia dapat lebih berempati pada orang di sekitarnya dan juga dapat lebih mengungkapkan perasaanya apabila dihadapkan sesuatu. Di buku yang sedang saya baca “Strong Mothers, Strong Sons” karya Meg Meeker, MD juga disarankan khususnya untuk anak laki-laki, sangatlah baik apabila sedari kecil kita membiasakan anak laki-laki mengidentifikasikan emosi dan perasaanya karena anak laki-laki cenderung lebih diam dan tertutup di kemudian hari.

Selain itu saya juga mengajak C melakukan berbagai kegiatan di rumah yang berkaitan dengan yang satu ini, di bawah saya akan share 5 kegiatan yang saya pilih dan lakukan bersama C di rumah untuk mengasah kemampuan sosialnya ya!

1.7 Habits of Happy Kids – Sean Covey

Siapa yang tidak tahu Stephen Covey pengarang legendaris best seller the 7 Habits of Highly Effective People? nah kali ini putranya, Sean Covey menuliskan 7 Habits of Happy Kids yang bukan hanya isinya yang bagus sekali namun dilengkapi ilustrasi yang sangat menarik untuk anak-anak. Buku ini bercerita mengenai berbagai kejadian sosial yang menurut saya cukup kompleks seperti bagaimana menghadapi ditinggal kakek, bagaimana menghadapi perasaan cemburu saat teman/saudara mendapat nilai lebih baik, bagaimana mengatasi perasaan kecewa saat buatannya dicela teman, dll. Saya juga menyukai bagian “Parents’ Corners” dimana disitu diberi masukan untuk orang tua bagaimana cara mengkomunikasikan hal-hal tersulit sekalipun.

7 habits of happy kids sean covey

Selain itu kami sangat menyukai karakter-karakternya yang menarik dan friendly, C sangat tertarik dari awal sekali dibacakan buku ini, terutama karena di perpustakaan kesukaan kami buku ini juga sedang difitur jadi setiap kami kesana C pasti melihat ada buku-buku ini dan mulai tunjuk-tunjuk dan bilang “Tuh ada Sammy , Lily, Allie…dll”

image

Beautiful indeed!

image

Bagian yang saya suka adalah Parents’ corner dan juga bagian diskusi, disitu sangat membantu untuk saya untuk lebih mengerti dan juga untuk memberi ide topik yang bisa didiskusikan dengan anak lebih dalam lagi. Menurut saya buku ini cocok untuk anak berusia 3-12 tahun, anak-anak yang lebih besar dapat benefited dengan membaca sendiri dan menurut saya kejadian-kejadiannya cukup kompleks dan cocok untuk anak sekolah dasar bahkan anak SMP.

2. Buku-Buku Daniel the Tiger 

Seperti yang IMC readers ketahui, saya jarang sekali menekankan atau mengenalkan C pada karakter tertentu ya, namun yang satu ini C yang menemukan sendiri! haha jadi suatu hari kami sedang pergi ke bagian buku di grocery store kesukaan kami, tiba-tiba C ambil buku “Daniel the Tiger” dan on the spot minta dibacakan…saat itu tentang Potty! nah saking tertariknya sama si lucu Daniel ini, sepulangnya dari toko tersebut ia langsung ke potty Yes! just like that, no training nothing…..dan hal tersebut berlanjut sampai saat ini haha semenjak itu C selalu minta dibacakan kisah-kisah Daniel yang lainnya maka saya memilih buku-buku Daniel the Tiger – Ready to Read terbitan Simon & Schuster USA ini karena setelah membaca berbagai buku Daniel saya merasa karakter yang satu ini positif dan betul-betul memiliki nilai-nilai membangun dan cukup sederhana untuk dicerna anak seusia C, buku ini cocok untuk dibacakan anak berusia 2-5 tahun.

review buku pendidikan karakter anakMenurut saya buku-buku ini sangat cocok untuk pendidikan karakter usia dini, dimana dengan cara Daniel yang fun, friendly anak belajar untuk mengungkapkan perasaan mereka saat merasa “left out” , saat kalah dalam suatu permainan, bagaimana untuk bersikap di perpustakaan, saat pergi makan ke restoran, menolong teman dan juga berterima kasih terhadap sekitar kita. Betul-betul empati anak yang keluar dari soul buku ini. Selain itu!!! buku Daniel the Tiger yang “Goes to Dinner” membantu sekali hihi setelah dibacakan itu C semakin kooperatif saat menunggu pesanan yang belum keluar ia hafal kata-kata Daniel “It is hard to wait……it is NOT easy to wait….when you wait , you can play, sing or imagine anything!” haha absorbent mind indeed, dengan pemikiran seperti spons pada anak usia dini sudah sewajarnya ya kalau sebagai orang tua kita memilah-milah informasi yang diterima dan di serap anak, semoga hal-hal yang ia serap hal-hal positif karena hal itu terekam jelas bagi si kecil dan menjadi bagian dalam hidupnya.

image

Tips-tips di bagian belakang buku juga sangat membantu untuk berdiskusi dengan si kecil. Selain itu untuk C yang mulai tertarik dengan words buku Ready to Read dan semua koleksinya ini menjadi pilihan tepat karena ukuran tulisanya yang cukup besar dan kata-katanya yang sederhana namun ceritanya tetap tepat sasaran mengenai kemampuan bersosial dan empati. Basically dari beberapa bulan lalu C sudah baca buku ini dan sudah hafal semua serinya! he loveeeess it!

3. Mengajarkan Perbedaan , Sopan Santun dengan Pair Game

mini land educational spain pair game

This is it! saat mencari-cari bentuk permainan yang sejenis board game namun memiliki nilai-nilai yang berhubungan dengan etika, empati dll saya menemukan yang satu ini Pair Game dari Miniland Educational buatan Spanyol (Spain). Sangat unik karena topik-topik yang diangkat sesuai dengan yang saya ingin perkenalkan pada C. Contoh beberapa topik yang diulas dalam permainan ini adalah perbedaan itu indah , menghargai perbedaan, gender topic dimana anak-anak dapat memilih menjadi dokter, suster, pelaut, polisi dll regardless mereka anak perempuan ataupun laki-laki (deep banget kan?), selain itu juga ada topik-topik mengenai etika , berbagi (sharing) , togetherness, traffic safety (topik keselamatan lalu lintas) dimana di pair game ini anak akan dihadapkan pada situasi kehidupan sehari-hari dan kita dapat menggunakan kesempatan tersebut untuk menjelaskan alasan dll. Menurut saya hal-hal ini sangat esensial untuk disampaikan pada anak-anak namun saya mencoba mencari kesempatan yang tepat dan dengan pair game ini saya dapat menyampaikan maksud saya dengan cara yang lebih menarik. Kami juga suka dengan board nya yang kokoh dan super besar sehingga saya yakin akan awet apabila dikemudian hari akan saya gunakan untuk adik C.

4. Learning Frames – My Daily Routines & Manners

Jujur saja, pada saat ini kami belum 100% tertib dengan rutinitas terutama C, kadang ketika bangun ia ingin langsung main-main padahal ia belum sikat gigi, ganti baju dll. Nah karena hal itulah saya mulai mencari cara untuk mengenalkan C pada rutin yang positif dan saya temukan di Learning Frames dari Miniland Educational Spain ini. Selain itu plus juga karena Learning Frames tidak hanya mencangkup topik rutinitas dan kebiasan positif sehari-hari namun juga topik etika (behaviour & manner) serta interaksi sosial pada kehidupan sehari-hari.

imageYang satu ini saya sedang mengenalkan C pada rutinitas di pagi hari, C kalau sudah bangun ngapain hayo? nah rutinitas yang sudah C lakukan bisa di balik dan diberi tanda checked. Kerennya yang satu ini kartu-kartunya terbuat dari bahan tahan air, jadi pasti tahan lama. Anda dapat memainkannya di meja atau ditempel di dinding, selain itu foto anak juga dapat dipasang di frame ya.

image

Dengan alat peraga visual seperti ini saya mengharapkan C lebih dapat menangkap konsep yang saya maksudkan dibandingkan hanya saya katakan berkali-kali setiap hari “C mandi, C sikat gigi , C ganti baju…” semoga ya!

image

Selain itu kartu-kartu lainnya dapat dikenalkan seperti kartu hidup bersosialisai , empati terhadap keadaan sekitar , kelakuan positif dan negatif, kartu emosi dimana ada beberapa topik yang bisa diulas di Learning Frames ini plus disertai buku panduan penjelasan topiknya sehingga anda dapat dengan tepat membuka topik diskusi dengan si kecil.

image

5. Emotiblocks untuk Batita.

Yang satu ini lucuu!!! I wish saya temukan saat C masih lebih kecil seperti sekitar usia 1 tahun bahkan sebelum itu. Bentuknya yang besar dan mudah digenggam membuat Emotiblocks dari Miniland Educational  ini cocok untuk permainan pengenalan berbagai emosi untuk anak bayi sekalipun. Di buku panduan juga diberikan ide berbagai permainan yang bisa dilakukan menggunakan Emotiblocks ini yakni permaina mencocokkan Emotiblocks dengan kartu eksrpesi, Bermain imitasi alias anak diminta mengikuti emosi yang ia lihat di kartu dan di Emotiblocks, Empathy Game , Deep Empathy Game (yang satu ini dapat dimainkan berdua atau lebih). Untuk topik-topik yang menurut saya “sulit” dan kadang buntu ide untuk penyampaiannya pada anak, saya betul-betul berusaha mencarikan media / alat peraga yang menarik sehingga proses penyampaiannya terasa smooth dan lebih mudah diterima oleh anak. Selain itu pengenalan berbagai emosi untuk anak semenjak bayi sangatlah penting karena dengan dapat mengidentifikasikan perasaannya diharapkan ia lebih dapat megutarakannya di kemudian hari dan hopefully ya mengurangi tantrum.

image

Nah demikian hasil cari-cari kesana kemari dari tahun lalu, 5 kegiatan di atas saya terapkan di rumah untuk membantu C dalam kemampuan bersosialisasi dan juga meningkatkan empatinya. Untuk berbagai produk Miniland Educational saat ini bisa didapatkan di Indonesia di Calypso.co.id representasi Miniland Indonesia sebagai authorized dealer Miniland International , senang sekali karena berbagai produk Miniland Educational sudah bisa didapatkan di Indonesia ya! semenjak C kecil saya memiliki berbagai produk Miniland seperti peg boards, meronce, dll. Produk Mainan edukasi Miniland Educational sudah memenuhi standar keamanan internasional ASTM F 936 .Khususnya untuk permainan yang berbahan plastik kami betul-betul seleksi ketat karena ingin memastikan keamanan bahan-bahannya dan mainan edukasi Miniland Educational C sudah hampir 2 tahun yang lalu kami miliki masih awet dan kokoh. Nah kalau 2 tahun yang lalu kami hanya dapat mendapatkan serangkaian produk-produk Miniland Educational di Amerika,sekarang produk Miniland sudah ada di Indonesia saya sangat antusias karena produk-produk Miniland fokus bukan hanya pada perkembangan motorik anak namun juga pada sisi kognitif serta kepedulian sosial pada perkembangan anak usia dini dan bersifat edukatif serta kebanyakan produk Miniland juga di buat di Spanyol dan tentunya sudah memenuhi standar kriteria keamanan Eropa ya.

Dalam rangka perkenalan produk Miniland Indonesia yang sekarang sudah bisa didapatkan di Indonesia , IMC Readers akan berkesempatan mendapatkan potongan harga sebesar 15% dengan kode diskon : banjirdisc  selama masa promosi untuk semua produk Miniland yang bisa di cek di sini. Untuk berbagai mainan edukasi anak usia dini juga ada ya!

image

Sedangkan untuk buku-buku di atas pilihan IMC Curated dapat anda dapatkan di Indonesia via Limma.co.id dan dapatkan potongan sebesar 25.000 IDR untuk IMC Readers.  Don’t Miss It! selama persediaan terbatas ya IMC-ers!

image

Written By

Elvina Lim Kusumo is a Montessori educator, food scientist, entrepreneur, and founder of IndonesiaMontessori.Com (IMC).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *