5 Tips Travel Dadakan Bersama Balita

Halo again IMC Mommies, saya ini paling suka yang namanya travel hehe…iya dong ya, kadang kan jenuh juga dengan keseharian kita. Nah jadi kalau ada tanggal merah sedikit, atau hari kejepit jepit nasional begitu bawaannya pengen jalan-jalan aja. Eh, jalan-jalan itu tidak melulu ke luar negri ataupun ke tempat-tempat yang ekstravaganza loh Mommies. Jalan-jalan di tempat sekitar itu termasuk travel juga hehe! Sebetulnya pengalaman travel ini dan keahlian travel dan packing dengan anak baby ini kudapatkan secara otodidak saat masih tinggal di Amerika. Serba salah kan waktu itu, diem saja di rumah ga ikut hubby travel rasanya nanti agak lebay….tapi kalau di bawa-bawa baby gitu kan bawaanya banyak. Belum lagi cuaca di Pennsylvania itu suka drastis banget, kalau panas ya panas banget kalau dingin ya ampun kayak di freezer. Tapi kenekadan kami itu berawal ketika persis C berusia 40 hari hehe, saya turuti bahwa sebulan pertama itu sebaiknya tidak jalan-jalan. Ya sudah 4-6 weeks pertama saya mendengkam saja di rumah dengan salju-salju SENDIRIAN. Ho Oh Sendirian loh! hahahaa oh ya berdua C aja sih maksudnya. Tapi setelah bebas masa itu, saya kepengen juga dong ikut hubby travel…hehe meski setelah itu 6 bulan pertama saya belum berani pergi sendirian. Jadi selalu musti sama hubby, so only on weekends or holiday or waktu hubby kerja gitu saya ikutan.

Pengalaman travel pertama membawa C itu ga jauh-jauh kok, cuma ke Pittsburgh sekitar 5 jam driving dari tempat dimana kami tinggal saat itu. Hubby waktu itu diundang menjadi speaker di salah satu university nya yang terdahulu, Carnegie Mellon University. Jadi sebagai alumni di situ, hubby di minta ngobrol gitu loh, beri-beri insight dan masukan dan juga petuah sebagai orang yang lebih uzur #uhmmm.. hahahaaa ya gitulah. Nah saya, ga mau dong ditinggal sendirian meski hanya beberapa hari? jadilah ini official travel road trip pertama C. Yes, bisa dibayangkan bawaanya heboh…saya juga duduk di belakang selama road trip , C sih mostly tidur aja ya…saya mostly mompa atau ngomong sendirian (melampiaskan 70.000 words per day yang terhambat selama hubby kerja…) hahahaha dan hubby manggut-manggut random, entah dia ngerti ga sih yang saya bahas apa?

Setelah travel pertama berhasil dilalui, akhirnya kami jadi semakin optimis (cieeee) dan percaya diri dalam travel-travel selanjutnya…istilahnya itu practices make purrrfeccctt! hehehee travel selanjutnya ya udah kita bawa-bawa BabyC ke Indonesia, Singapore, States lain di USA, Europe, Puerto Rico, dll

 

travel keluarga dengan anak

Kali ini saya mau share tips-tips penting yang kami pakai saat travel dengan C ya!

1.Extra Time

Tidak dapat dipungkiri bahwa travel membawa anak bayi ataupun balita itu perlu ekstra tambahan waktu. Selalu saja kami spare 2-3 jam dari perkiraan kalau kami travel berdua. Misalkan boarding jam 3 siang, kalau pergi hanya berdua mungkin jam 2 sampai di airport itu sudah cukup waktunya. Namun kalau travel bertiga setidaknya jam 12.30 kami sudah tiba. Kami juga berangkat lebih awal tentunya. Kenapa? ya kadang kan ga bisa diprediksi kalau Baby C perlu ganti diaper, menyusui, burping atau perlu pumping dll. So bagi kami lebih baik early dibanding terburu-buru dan agak panik akhirnya.

 

tips asi travel balita bayi
Foto jadul, pompa saya yang besar banget dan bunyinya riuhhh banget banget…kemana-mana ikutan..

2. P3K Komplit

Bukan bermaksud menjadi nurse atau paramedik haha, tapi bagi saya penting sekali membawa obat-obatan dan keperluan dasar untuk keluarga. Mulai dari acetaminophen (just in case misalkan suhu tubuh agak tinggi), vitamin drops, echinacea drops (untuk menjaga daya tahan tubuh), termometer, nasal spray , gripe water (just in case gassy),band aids, Sleek Baby Antibacterial Diaper Cream (duh jangan sampai kejadian ruam popok ga nyaman banget apalagi sedang travel!), cadangan obat diare, multivitamin untuk saya dan suami.

travel dengan bayi tips

3. Busy Bag C

Yang satu ini disesuaikan dengan usia dan ketertarikan si kecil saat itu. Pada waktu C berusia 1-2 tahun biasanya saya membawakan beberapa buku cerita sederhana yang C sukai saat itu, karena tentunya meskipun jalan-jalan, story time itu jalan terus loh! hehee waktu itu travel yang cukup lama sama C waktu pulang ke Asia dari Amerika. Kami pulang ke Singapura sekitar 3 weeks, bayangkan yaaaa kalau ga bawa amunisi bisa cukup bosan juga kan lama-lama C nya. Semakin besar usia C semakin banyak yang bisa dibawa dalam BusyBag C seperti puzzle-puzzle kecil, crayon, kertas lipat, stiker, sticky mosaics mobil-mobilan kecil, board game, buku-buku word search, #IMCPrintable juga dibawa. Biasanya ini berguna banget saat perlu menunggu sesuatu. Misalkan menunggu boarding pesawat nah, BusyBag C langsung keluar dan C sibuk deh!!! untuk keluarga kami ini WORK bangettttt untuk limit gadget dll.

4. Extra Clothes

Untuk anak-anak saya selalu membawa jumlah pakaian yang cukup, khususnya kalau perjalanan cukup jauh seperti dari Amerika ke Asia itu biasanya total memakan waktu 30-40 jam total termasuk transit dll. So , pastikan membawa pakaian ganti beberapa. Saya biasanya membawa di hand carry 5 set pakaian ganti untuk C (sewaktu C masih bayi) dan sekarang ini 3 set pakaian. Namun untuk di koper yang check in, tentunya terbatas dan saya tidak mungkin bawa puluhan baju kan ya hehehe. Saya dan suami sebaliknya membawa pakaian tidak terlalu banyak atau secukupnya saja. Selain karena space di koper biasanya sudah habis dipakai perlengkapan C, saya biasanya “Cuci-cuci ringan” di hotel. Ada hotel yang menerima jasa laundry dll, namun biasanya harus dikumpulkan dulu kan, nah kalau mau praktis saya memilih “cuci sendiri” keesokan harinya juga sudah kering kok. Sengaja saya bawa pakaian dengan bahan yang tipis juga sehingga mudah kering. Untuk sabun cuci saya juga khusus membawa Travel Wash Baby Laundry nya Sleek Baby, psssttt rahasia ya, selain untuk pakaian C, suka saya pakai untuk baju-baju saya yang berbahan khusus juga loh haha soalnya harum dan lembut dan saya jadi merasa awet muda gitu loh…wangi kebaby-babyan…

5. Personal Favorites

Nah bagi saya, perlu banget tetap membawa perkakas penting untuk diri saya sendiri. Jadi seperti sabun pembersih wajah, lavender oil, sleep balm, lip balm, perawatan wajah,vitamain, kaos kaki cadangan untuk saya yang tipis, dll perlu saya bawa. Selain itu barang-barang kesayangan C seperti selimut favorit, mainan favorit juga wajib di bawa yaaaa…pokoknya hal-hal esensial kesayangan kamu dan si kecil yang bikin mood jadi lebih hepi dan comfy gitu loh, penting banget yaaa ini.

Oh ya, waktu itu saat kami terakhir pulang ke Jakarta,  C sempat ketemuan dengan adik sepupu kesayangannya yang berusia 4 bulan. Senang banget C karena ketika berkunjung ke rumah adik sepupu ternyata baby W juga sama kayak C! baby W punya serba serbi Sleek Baby kayak C di rumah yaaa..mulai dari sabun pencuci botol, diaper cream anti bakteri dan travel wash….C senang banget lihatnya karena kembaran gitu loh! C bilang “Sama kayak C, C juga cuci-cuci pakai Sleek…”

Written By

Elvina Lim Kusumo is a Mother , Author "Montessori di Rumah" & "Real Mom Real Journey" , food scientist, Montessori Educator , and founder of IndonesiaMontessori.Com (IMC).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *