Let’s Learn About Snow!

“Under the microscope, I found that snowflakes were miracles of beauty; and it seemed a shame that this beauty should not be seen and appreciated by others. Every crystal was a masterpiece of design and no one design was ever repeated., When a snowflake melted, that design was forever lost. Just that much beauty was gone, without leaving any record behind.”-Wilson “Snowflake” Bentley 1925

Supaya lebih seru biasanya saya menggabungkan berbagai kegiatan untuk suatu tema tertentu. Misalkan kali ini setelah C membuat berbagai bentuk snowflake selanjutnya snowflake tersebut dijadikan simbol untuk storytelling ❄Selain itu C juga meletakan Crystal Snowflake buatannya di dekat jendela dan mengamati apa yang terjadi ketika sinar matahari mengenai snowflakes transparan buatan C ❄ Ia juga menutu salah satu matanya dan menutup mata lainnya menggunakan snowflake yang ia buat dan C menemukan bahwa warna sekitarnya jadi berubah sesuai warna snowflakes crystal nya ya! Berbagai percakapan dan discoveries dapat dilakukan oleh anak dengan interaksi dan kegiatan sederhana seperti ini. Bagi C1 yang terpenting sepertinya adalah undivided attention meski hanya 1-2 kegiatan per hari. Reminder untuk saya bahwa anak-anak seusia C dapat membaca raut wajah, body language dll. Jadi ketika saya sedang bersama C saya perlu fokus di C, saya perhatikan kalau ia sudah mendapatkan perhatian itu selanjutnya jadi lebih kooperatif. Hehee Moms juga begitu? tapi terkadang memang kita suka multitasking ya, apalagi saya sedang nesting juga untuk baby C2 #pregnancywithimc beberapa minggu lagi 😆 #laqwithIMC #montessoriwithimc

Kegiatan sederhana bertema SNOW bisa dikaitkan dengan berbagai hal setelah sebelumnya C menggunakan loose parts LaQ untuk membuat berbagai bentuk snow yang transparan , selanjutnya C juga eksplorasi lebih jauh tentang SNOW. Berbagai pertanyaan open ended yang bisa kita ajak untuk anak berpikir lebih jauh :

•Menurutmu salju itu dingin atau panas?

•Kira-kira kalau di tempat yang panas, salju akan bagaimana ya?

•Kira-kira mengapa di Singapura tidak ada salju ya?

•Adakah cara lain untuk melihat bentuk salju? •Apa ya bedanya salju dengan es batu di dalam freezer?

•Apa ya kira-kira isi Ice Pack ini?

•Kalau kepingan salju LaQ Crystal di letakkan di atas Ice Pack untuk 3,5,10 menit kira-kira apa yang terjadi ya?

Nah pertanyaan-pertanyaan seperti ini akan membantu anak untuk berpikir lebih jauh dan kritis terhadap suatu fakta / teori yang kebanyakan dipaparkan di buku. Berbagai tema dan topik bisa dibahas seperti di keempat seri @imclittlescientist #imclittlescientist ya. Ketika anak melakukan sendiri, menemukan sendiri dan mengalami sendiri pastinya akan berkesan bagi anak. Key untuk anak usia dini bahwa segala sesuatu “exposure” yang ia alami saat ia usia dini akan menjadi bagian dari dalam hidupnya. Apa yang tidak pernah ia kenal di tahun-tahun pertama juga tidak akan melekat menjadi bagian hidupnya #montessoriwithimc seperti Value keluarga, spiritualitas, kecintaan membaca, sikap pantang menyerah, melatih executive function anak dll. Hahhahaaa banyak banget ya? iya, ini juga yang menyebabkan akhir-akhir ini saya jadi super sibuk dan kadang tidak bisa membalas komentar atau DM satu per satu ya, ternyata dari fase 0-6 lalu transisi ke fase 6-9 banyak yang saya perlu perhatikan. Selain itu juga perlu update dan mempersiapkan C2 di 1000 hari pertamanya nanti ❤ #pregnancywithimc #elvinalimkusumo #sciencewithIMC

Kali ini tema kegiatan C tentang snow, setelah membaca buku-buku tentang snow ternyata bentuk snowflake itu berbeda-beda semua ya! Beberapa buku tentang Snow yang kami sukai :

•SNOW by Uri Shulevitz

•Snowflakes Bentley by Jacqueline Briggs

•ICE is NICE by Bonnie Worth

•SNOW by Nancy Wallace

Written By

Elvina Lim Kusumo is a Mother , Author "Montessori di Rumah" & "Real Mom Real Journey" , food scientist, Montessori Educator , and founder of IndonesiaMontessori.Com (IMC).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *