Manfaat Kegiatan Seni & Melukis Dengan Berbagai Teknik #ArtWithIMC

manfaat kegiatan seni anak usia dini

Seruu banget, kemarin kita seru-seruan painting di berbagai media. C senang banget karena katanya udah lama ga puas-puasin painting! hahahaa…

Pertama-tama C melukis mobil-mobilanya, sambil painting dia cerita ini lampunya, ini bagian belakangnya dll…

Selanjutnya kita mau melukis dengan cat dan selotip di kanvas, kali ini sengaja menggunakan kanvas supaya nanti hasilnya bisa langsung di pajang.

Step awalnya, selotip berbagai bentuk dan panjang pendek sesuai keinginan di kanvas,

Selanjutnya, anda dapat memberikan cat bervariasi , bebas-bebas aja mau warna apa, nuansa apa dll. Yang ini Kita kombinasikan dengan ciprat menciprat ala Jackson Pollock. Selain menggunakan selotip lurus, kita juga menggunakan tape bulat-bulat , penasaran kan jadinya seperti apa?

Swirl…swirll..swirling….cantik ya? nah setelah selesai di beri warna, bebas mau di lepas selotip nya ataupun stikernya langsung atau tunggu cat betul-betul kering. Kalau kita, kita langsung lepas stikernya hehee..

Sesudah di tempel, paint lalu di lepas…..Magic!!! jadi nya seperti ini patternya! Lalu C penasaran dan eksperimen dengan berbagai pattern lagi, garis lurus, garis miring, lingkaran berbagai ukuran dll Happy Day!

 

Ta daaaaaaa MAGIC!!! seperti ini jadinya! cantik ya? abstrak tapi menurut kami keren hahaa..tak lupa ditambah gliter dong!

Menurut New York Center for Arts Education ada beberapa manfaat berkegiatan seni dan kreatif untuk anak:

•melatih beripikir kreatif

•melatih anak untuk berpikir kreatif, mendeskripsikan sesuatu, menganalisa dan menginterpretasi sesuatu.

•anak-anak dapat menuangkan perasaanya tanpa kata-kata namun melalui karyanya.

•anak-anak akan belajar menyelesaikan masalah, berpikir kritis , kosa kata baru dll
•anak-anak belajar berkolaborasi

•anak menemukan bahwa ada lebih dari satu jawaban yang tepat, ada berbagai persepsi

•dengan seni, anak dapat berkenalan dengan kebudayaan dari seluruh dunia

•anak merasa bangga akan hasil karyanya

Bagi saya, penting banget yang namanya kegiatan berkreasi seperti ini, karena menyeimbangkan segala sesuatu hal lainnya yang C dapatkan sehari-hari, menyeimbangkan stimulasi otak kanan dan ota kiri dan dengan kegiatan seperti ini C juga bisa berimajinasi dan tak ragu menuangkan idenya dalam bahasa lain, yakni painting! Senang banget kalau dia seru sendiri sambil cerita-cerita sepertinya menikmati banget proses melukis ini. Btw, selanjutnya diakhiri dengan finger painting deh!

Nah, banyak IMC Mommies bertanya gimana ini bersihinnya dll? jujur saja kita cukup praktis, sebelum kegiatan ditataki dulu dengan alas sehingga menandakan area kerja saat itu, dan diharapkan kegiatannya dilakukan di area itu aja. Setelahnya langsung yang dibereskan di area itu saja. Selanjutnya sisa-sisa glitter dan paint lainnya dibersihkan pakai si tongkat ajaib! langsung selesai, kita makan siang dan tunggu hasil karya C kering…So here are C’s Art from C’s very own Atelier #ArtWithIMC dicoba yuk!

Written By

Elvina Lim Kusumo is a Mother , Author "Montessori di Rumah" & "Real Mom Real Journey" , food scientist, Montessori Educator , and founder of IndonesiaMontessori.Com (IMC).

2 Comments

  • Mom..menarik sekali saya juga mau ajarkan anak untuk cat di kanvas..saat ini saya masih perkenalkan cat air biasa..tapi ujung2nya selalu dicampur2 semua warna..kalau boleh tau catnya pakai merk apa dan juga tongkat ajaib itu apa Mom? Makasiii

  • Wuihhh …. mantep banget mBak, kebetulan anak saya pertama suka gambar, dulu waktu kecil saya dan istri sepakat membiarkan dia coret-coret tembok, bahkan kami merelakan dua bidang tembok (di kamar dan di ruang keluarga buat dia coret-coret, tujuannya cuman satu, ngga kepengen anak-anak saya kayak kami dulu dilarang coret tembok, he he he, khan orang tua dulu kayak gitu ya mBak, jadinya bikin perjanjian, boleh gambar di tembok atau apapun di dua bidang yang kami sediain, dan lucunya ketika dia diminta gambar di kertas dia bilang ‘ mama kertas ini terlalu kecil, aku khan biasa gambar di tempat yang besar.

    Dan kadang-kadang kalo dia abis ‘berkreasi’ waktu saya pulang kantor dia ceritain, ini gambar ceritanya apa, kayak C yang ber imajinasi dengan gambarnya. Seru banget. Saya sukanya lagi, waktu SD, karena dia minat Gambar, dia pilih ekskul gambar, tapi apa yang terjadi bener-bener diluar dugaan saya, dia tidak minat sama sekali, ogah-ogahan dan bahkan waktu pulang nangis, kami nanya ke gurunya, di bilang anak saya nggak mau gambar bahkan di suru bikin garis pun ngga mau. ketika kami tanya, jawabannya di luar dugaan, dia merasa terganggu banget, ternyata dia ngga suka di suru gambar seperti yang gurunya mau, dia pengen ber-kreasi sendiri, dan sepertinya gurunya kurang bisa mengantisipasi tipe anak-anak yang memang sudah terbiasa dengan kreasinya, jadi sedih saya dan mamanya.

    Yah tapi seperti itulah di sekolah-sekolah kita kebanyakan, karena tipikal pengajarannya adalah sama untuk semua, beda dengan ketika anak saya masih PG/TK di Montessori. Kadang saya dan Mamanya ngerasa anak saya ilmunya di SD (sudah 2 tahun ini) bukannya nambah malah kurang, karena sebenarnya yang di ajarin di klas 1-2 ini semua sudah dia tahu di PG/TK MOntessori, he he he jadi curcol saya ya.

    Saya suka website ini, karena saya suka kehabisan ide untuk ngasi aktivitas-aktivitas tambahan buat anak-anak saya di rumah. Saya kraung suka juga dengan mainan-mainan yang sekarang banyak di jual, karena menurut pengalaman saya hanya harganya aja yang mahal, tapi tidak bisa meng-eksplore kreativitas anak-anak, dan web ini menjawab banget ke galauan saya. Tka a lot untuk web kreatif nya ya mBak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *