Stimulasi Untuk Batita Usia 0-3 Tahun

Hello 2018! gimana Moms, apakah sudah kembali ke rutinitas? pastinya tahun baru semangat baru ya hehehe….bagi saya selalu awal tahun itu di mulai dengan mengatur prioritas, menyusun jadwal garis besar dan juga goal yang ingin di capai dalam  6 bulan dan 12 bulan ke depan. Selain itu saya dan suami juga menyusun jadwal kegiatan keluarga kami supaya kita sama-sama on the same page. Nah, di tahun 2018 ini keluarga kami akan mendapatkan tambahan anggota keluarga , hehee jadi persiapan ini juga masuk dalam jadwal kami di awal tahun ini. Di usia kehamilan bulan ke 6 akhirnya saya sudah lebih kuat, meski belum full produktif menurut saya tapi lumayan hehe #PregnancyWithIMC

Moms, tiga puluh enam (36) bulan pertama dalam kehidupan seorang anak kerap disebut juga sebagai golden period. Artinya di tiga tahun pertama kehidupannya, Si Batita itu mengalami masa tumbuh kembang yang pesat sehingga perlu stimulasi atau rangsangan yang tepat dan sesuai untuk mendukung perkembangan motorik baik kasar maupun halus si kecil. Sekarang menantikan kelahiran adik C, saya mulai mereview kembali kegiatan apa saja, stimulasi apa saja yang dulu saya lakukan bersama C ketika C masih berusia di bawah 3 tahun.

Lalu, stimulasi seperti apa sih yang sebaiknya kita berikan ya, Moms? Yuk kita telusuri bersama tahun per tahunnya.

Usia 0-12 Bulan ( 1 Tahun )

Stimulasi untuk merangsang motorik kasar :

  • Memberikan cermin atau gambar besar di hadapan di bayi lalu panggil namanya sehingga ia bisa mengangkat kepalanya berkali-kali.
  • Bunyikan mainan di atas kepalanya lalu pindahkan ke bagian lain sehingga anak akan memiringkan badan dan berguling.
  • Merangkaklah di samping anak dan biarkan ia ikut mencoba merangkak untuk melatih keseimbangan tubuhnya.
  • Ajak si bayi yang sudah berlatih berjalan menelusuri rumput di pagi hari.
  • Letakkan mainan beberapa meter di depannya, lalu berikan semangat padanya untuk mengambil mainan itu.

Stimulasi untuk merangsang motorik halus :

  • Pegang jari jemari si bayi lalu silangkan lengannya di dadanya. Gerakan ini bertujuan untuk meningkatkan kekuatan otot lengan atas, bahu, dan punggung atasnya.
  • Berikan mainan lembut seperti teether yang bisa digenggam sambil digigit olehnya.
  • Berikan sendok plastik untuk melatihnya makan dengan sendok itu.
  • Berikan mainan susun warna warni dan ajak si bayi memasukkan benda tersebut untuk melatih koordinasi mata dan tangan.
Ponakan, lagi lucu-lucunya hihii!!!

Usia 1-2 Tahun

Stimulasi untuk merangsang motorik kasar :

  • Berikan bola kecil berbahan wol untuk membantunya berlatih menangkap.
  • Berikan bola karet kecil dan biarkan ia mencoba menendangnya bolak balik pelan-pelan.
  • Ajak si kecil berlari-lari kecil sambil anda mengejarnya.
  • Ajar ia berdiri di kursi yang pendek tanpa berpegangan.
  • Merangkak di tangga yang tidak tinggi.

Stimulasi untuk merangsang motorik halus :

  • Berikan kismis atau benda kecil di atas piring dan biarkan ia memindahkan ke piring lain dengan cara menjumput.
  • Berikan pisang kecil dan suruh si kecil untuk mengupasnya.
  • Membuka 2-3 halaman buku cerita atau majalah anak-anak.
  • Memencet mainan telepon-teleponan

Usia 2-3 Tahun

Stimulasi untuk merangsang motorik kasar :

  • Belajar menyeimbangkan badan dengan menggunakan satu kaki.
  • Berjalan mundur dan sambil berjinjit.
  • Memanjat tempat tidur atau kursi yang tidak terlalu tinggi.
  • Melompat-lompat di trampolin.
  • Belajar menaiki sepeda roda tiga.

Stimulasi untuk merangsang motorik halus :

  • Belajar menggunting kertas warna dengan menggunakan gunting plastik.
  • Mencorat-coret kertas dengan pensil warna.
  • Belajar menulis angka sederhana seperi 1,2,3 (tracing di pasir, sandpaper, dll)
  • Belajar mengancingkan baju atau membuka pakaian sendiri dan berbagai kegiatan Montessori di Rumah

tips melatih sensor halus motorik anak

Semoga sharing kegiatan C di usia 0-3 tahun berguna ya! memang tidak ada sesuatu yang instan…dibutuhkan kesabaran dan juga konsistensi dari kita….but don’t give up! kalau bukan kita, siapa lagi dong? hehe

Kalau kita konsisten pasti terlihat deh hasilnya, semangat ya semua! sederhana namun penting sekali dampaknya di 1000 hari pertama anak 🙂 #MontessoriWithIMC @montessoridirumah

Written By

Elvina Lim Kusumo is a Mother , Author "Montessori di Rumah" & "Real Mom Real Journey" , food scientist, Montessori Educator , and founder of IndonesiaMontessori.Com (IMC).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *