Exploring Pumpkin and its Life Cycle

montessori di rumah siklus hidup buah

Di bulan-bulan oktober dan november di mana sedang musim panen (Harvest), di mana-mana setiap kami jalan-jalan pasti ada berbagai pumpkin. Mulai dari yang warna putih, hijau, orange, yang kecil, besar, sangat besar, bergaris-garis dsb. Setiap melihat dekorasi pumpkin, C langsung bilang “Pumpkin Patch!!!!” ke situ dulu yuk!!”

Karena itu, selama bulan-bulan ini juga berbagai aktivitas #IndonesiaMontessoriHomeschool kami ga jauh-jauh dari Pumpkin. Seperti foto di atas, setelah kami lukis daun-daun kering, cone dan pumpkin kami jadikan hiasan Fall Wreath di rumah.

Selain itupun, permainan sensori kami ngga jauh-jauh dari pumpkin dan dedaunan kering yang kami kumpulkan di taman dekat rumah….meski bahannya sederhana , apapun yang berhubungan dengan air pasti C suka. Ia mulai bercerita dan berkhayal tentang daun-daunan ini sambil menuang-menuang dan ketawa-ketiwi.

Selain itu , di kesempatan yang sama momC juga ajak C membelah pumpkin dan eksplorasi apa saja yang ada di dalamnya dan membiarkan C bermain dengan biji-biji pumpkin. Selain itu juga momC keluarkan lagi kartu pengenalan siklus hidup pumpkin yang sudah momC siapkan semenjak tahun lalu. Persis satu tahun lalu C baru berusia kurang lebih 22 bulan, ia tampaknya belum terlalu mengerti cerita momC tentang siklus hidup. Saat itu ia lebih suka membantu memindah-mindahkan potongan pumpkin untuk kita masak dan melukis pumpkin (hanya dengan 1 atau 2 warna). Masih terngingat jelas saat-saat itu persis setahun lalu berlalu dan ternyata kemajuan perkembangan anak usia dini memang pesat.

Yang tahun lalu C cenderung masih bingung tahun ini begitu momC ceritakan C langsung ambil alih dan mencocokkan kartu nomenklatur pumpkin montessori life cycle ¬†dari montessori for everyone yang bisa di unduh di sini . Selain itu dia menyebutkan satu per satu juga tahap-tahap kehidupan pumpkin dengan gembira ria. Pelajaran untuk momC sendiri, bahwa kadang-kadang kita melihat suatu materi dan kita berikan undangan untuk si kecil tapi si kecil belum tertarik….kita tidak perlu berkecil hati. Mungkin ia belum tertarik, bahannya terlalu rumit konsepnya untuk saat itu ataupun memang belum waktunya saja. Karena dalam 1 tahun penuh ternyata perkembangan yang momC tadinya belum pernah bayangkan sebelumnya memang sangat pesat pada usia-usia tersebut. Yang terpenting kita berikan dan stimulasi terus ajak bermain , kegiatan dan bacakan buku, momC percaya pada saat mereka siap semua akan terasa lebih mudah. Happy Trying!

Written By

Elvina Lim Kusumo is a Montessori educator, food scientist, entrepreneur, and founder of IndonesiaMontessori.Com (IMC).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *