3 Tips Eksperimen Sains Dengan Anak Usia Dini

Hi Moms, C1 itu suka banget dan tidak akan menolak kalau kegiatan yang berhubungan dengan ”sains eksperimen”. Sayangnya terkadang selama saya sedang mengandung C2 ini saya terasa lebih cepat lelah hehehe jadi kegiatan yang satu ini agak berkurang dan kebanyakan saya serahkan pada suami saya di akhir pekan. Kalau sudah begitu biasanya suami saya dan C1 bisa berjam-jam bereksperimen dan mengamati suatu fenomena hahaha….dan terlihat C1 senang banget dan dari nada suaranya semangat sekali membuat berbagai hipotesis-hipotesis!

Kali ini saya akan berbagai 3 tips yang menurut saya membantu sekali dalam menerapkan #ScienceWithIMC #IMCLittleScientist :

1.Pilihlah jenis eksperimen yang berhubungan dengan hal yang sedang diminati anak.

Seperti pedoman yang betul-betul saya percaya “Follow the Child”, dalam melakukan kegiatan saya juga sebisa mungkin memberikan kesempatan pada C1 untuk memilih sendiri kira-kira topik apa yang sedang ia sukai. Setidaknya ia memiliki andil dalam membuat keputusan tentang kegiatan apa yang ingin ia lakukan. Hasilnya? C1 akan lebih semangat dibandingkan “wajib”melakukan suatu eksperimen yang jelas-jelas topiknya belum atau tidak menarik perhatian dia saat itu.

 

2.It is simple! ga perlu khawatir kalau kita merasa sains bukan “bidang kita”.

C’mon sains eksperimen ini tujuannya seru-seruan, investigasi bersama, membuka wawasan anak, mengajak anak berpikir kritis dan bertanya, dll. Terkadang saya sendiripun tidak selalu paham proses dan penjelasannya. Ketika C1 sudah lebih besar (4-5 tahun) dan pemahamannya sudah meningkat, biasanya ia akan mengaitkan hasil observasinya dengan materi-materi yang sudah pernah ia baca sendiri sebelumnya hahahaa…dan terkadang juga ia yang mengoreksi saya. Totally Fine! saya selalu menerapkan pada C1 bahwa kita disini sama-sama belajar ya, posisi saya sebagai orang tua, edukator adalah fasilitator aja. Saya tidak klaim bahwa sebagai orang lebih tua pasti lebih tahu, lebih paham , dll. Ga mau! tau ga kenapa? karena memang ada hal-hal yang orang tua lebih tahu, tapi terkadang anak-anak juga dapat memiliki perspektif lain loh. I can always say : Sorry C1, I don”t know. Let’s find out together. Dengan demikian saya juga memberi contoh mengenai Growth Mindset ya!

3. Gagal? Ga masalah!

Seringkali dalam melakukan eksperimen ternyata eksekusi dan hasilnya tidak sesuai dengan plan. Ya ga masalah, bukankah nilai dari suatu discovery itu lebih tinggi dibandingkan melakukan eksperimen yang sudah jelas jawabannya? selain itu encourage anak untuk bertanya dan berikan anak pancingan pertanyaan yang bersifat open-ended.

Di seri @IMCLittleScientist , anda dapat mengenalkan anak dan membuka wawasan anak terhadap berbagai hal yang ada di sekitar anak sekaligus mengajak anak melakukan kegiatan dan eksperimen. Di halaman belakang, saya juga memberikan ide berbagai pertanyaan open-ended dengan tujuan mengajak anak berpikir lebih jauh lagi dan kritis terhadap suatu fakta.

Nah, apabila anda mengajak si kecil membuat eksperimen sains, sekarang IMC kids juga bisa belajar membuat jurnal sains di free #IMCPrintable Jurnai Sains IMC Little Scientist ya – klik di sini untuk mengunduh :

IMC Printables Little Scientist Have fun #IMCLittleScientist #ScienceWithIMC

Untuk mendapatkan koleksi buku IMC Little Scientist bisa memesan via WhatsApp : Ridho (+6285766221262)

 

Written By

Elvina Lim Kusumo is a Mother , Author "Montessori di Rumah" & "Real Mom Real Journey" , food scientist, Montessori Educator , and founder of IndonesiaMontessori.Com (IMC).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *