Welcome Back Home, C1!

Home Sweet Home !

Setelah tahun kemarin C1 mencoba sekolah taman kanak-kanak akhirnya tahun 2019 ini kami sekeluarga memutuskan untuk kembali ke journey sebelumnya, homeschooling.

ide homeskul sekolah dasar

Ada beberapa alasan kuat mengapa akhirnya kami nekad haha mengambil keputusan ini. Well, sebetulnya sih saya juga grogi…tapi ya satu-satu deh dan akan kita evaluasi setiap 6 bulan rencananya. Saya rasa keputusan ini bersifat personal, mungkin cocok untuk kami saat ini pada fase usia ini dan saat kami tinggal di sini namun mungkin belum tentu cocok untuk semua orang. So seperti yang para Mommies lainnya katakan kepada saya bahwa hal seperti ini itu bisa berganti kapan saja dan sebagai orang tua kita perlu fleksibel aja hehehe…hari gini gitu lohh!!

homescholl sekolah dasar

Satu hal yang saya syukuri adalah mengenal C1 sedini mungkin sehingga apa-apa saja yang terjadi, feedback dari gurunya selama TK kemarin dan juga perkembangannya bisa saya observasi langsung. Selama setahun kemarin saya dan suami berdua cukup “sibuk” kesana kemari …hehe selain sibuk dengan kehadiran our beloved daughter C2, saya dan suami sibuk brainstorming tentang what, which one, should, plans, etc untuk C1. Yang kami sukai dari kesempatan homeschool tahun ini adalah C1 dapat bebas explore dan belajar hal-hal tanpa terbatas kurikulum tertentu ataupun batasan usia tertentu. 

Oh well, so untuk term 1 tahun 2019 saya juga ga muluk-muluk….terus terang masih menyesuaikan diri dengan kehadiran si aktif C2 yang sudah mondar mandir kemana-mana hehehe….tapi prinsip saya, dimanapun anak berada sebetulnya selalu ada sesuatu yang berharga yang dapat mereka pelajari. Jadi, impian saya term 1 ini ya saya mau kembali lagi aktif field trip dengan C1C2. Sudah ada nih puluhan list di agenda saya hahaha sampai teman baik saya berkomentar kalau saya kok intense banget…hahaha gpp ya namanya neurodiversity!

Selain itu saya juga akan menitikberatkan pada hobi dan bakat C1 sendiri. C1 akan bebas menuangkan ide dan juga keinginannya untuk beberapa hobi dan bakatnya. Ini juga merupakan salah satu pertimbangan kami untuk homeschool C1 di fase ini…saya ingin C1 semakin mencintai “proses dari learning”. Saya juga tidak ingin membatasi seberapa jauh, seberapa dalam C1 ingin mengupas tentang topik tertentu.

 

Salah satu hal lagi yang menggembirakan ketika saya menemukan bahwa Spielgaben yang sudah kami gunakan dalam proses homeschool C1 sebelumnya semenjak usia 2 tahun sekarang juga available untuk SD (Elementary Years) Woohooooo langsung saja saya perlihatkan pada C1 dan dia excited.

Untuk C1 sendiri, ia memiliki profil yang unik dan ia berada di berbagai level berbeda untuk setiap topik. So, saya ga membatasi C1 untuk membahas hanya pada year 1. Sebaliknya saya akan follow speed, pace, interests ia sendiri dan biarkan anak yang memberi petunjuk sesiap apa dirinya. Measurement saya yah apakah anak saya bahagia? apakah ia cukup tidur? apakah ia cukup beristirahat? apakah ia sehat? apakah ia bermain di luar? apakah ia berolah raga? apakah ia menikmati hari-harinya? that’s all! Wish us luck in this journey, welcome home C1 🙂 #HomeschoolWithIMC

bahan materi homeschool sekolah dasar

 

 

Written By

Elvina Lim Kusumo is a Mother , Author "Montessori di Rumah" & "Real Mom Real Journey" , food scientist, Montessori Educator , and founder of IndonesiaMontessori.Com (IMC).

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *