Music of My Heart

“An unlimited amount of ability can develop when parent and child are having fun together.”
~Shinichi Suzuki

Wohohoooo…akhir-akhir ini saya senang sekali dihibur oleh C1 dengan permainan piano nya…hehehe ketika C1 masih kecil, tidak pernah terpikir dibenak saya bahwa beberapa tahun kemudian ia bisa menghibur mommy…heehehe….salah satu benefit dari belajar musik (instrumen apapun) saya berharap C1 memiliki hobi untuk enjoy aja. Saat ia sedang jenuh , saat ia sedang senang ataupun sedih saya berharap ia bisa menuangkannya dalam bermain musik. Selain itu saya menyadari bahwa belajar bermain musik juga salah satu hal baik yang dapat membantu meningkatkan GRIT, fokus, koordinasi dan menyeimbangkan otak dan emosi anak.

 

So, ketika C1 perlahan belajar bermain piano….tujuan saya solely for his own benefit. Saya tidak peduli apakah suatu hari C1 akan ujian tingkat internasional ataupun tidak…everything is secondary to me. Terlebih lagi dari pengalaman kecil saya yang kurang cocok dengan guru piano saya…saya ga mau deh BIG NO NO untuk memaksa C1…dan C2 tentunya. Saya percaya besarnya peranan seorang guru dalam hal apapun…sesuka-sukanya anak terhadap suatu hal tetapi apabila mentornya kurang cocok…yahhhh downer banget sih! So bagi saya penting menemukan keseimbangan antara sifat C1, sifat guru, approach , goal , tujuan utama, dll. Bagi saya , yang terpenting C1 belajar , solely untuk belajar how to encounter new things….again hal lainnya secondary. Maka ketika C1 mengatakan he really enjoys playing music…..saya langsung kaget hahahaa karena (saya dan bad memory saya) sungguh tidak memiliki ekspektasi apa-apa. Tapi saya berjanji pada diri saya sendiri…apapun yang saya TIDAK sukai pada saat saya kecil (guru yang galak, guru yang negatif , komentar-komentar perfeksionis, dll) memang saya buang jauh-jauh untuk C1.

Ketika C1 latihan (sendiri, tidak saya dampingi) saya tidak mau banyak komentar “masih salah, masih jelek, ulang lagi.” Sebaliknya saya percaya, namanya latihan ya tentu belum sempurna, bukankah tidak masalah? dan saya percaya banget meskipun tidak saya komentari, C1 pun sudah sadar dan tahu kalau itu belum betul mainnya. Lagipula, ketika C1 bertemu dengan gurunya, guru pun akan memberi masukan. So, why adding MORE PRESSURES at home? sebaliknya, saya encourage C1 dan katakan bahwa permainan piano nya sungguh-sungguh menghibur saya. Lagu apapun itu sungguh membuat saya senang, ketika saya sedang masak ataupun melakukan hal lain dan C1 mengiringi dengan musik…saya terus terang sangat terhibur. Ketika saya tidak banyak “komentar” ini salah itu salah dan semua salah….disitulah C1 semakin empowered untuk berlatih sendiri. So yeah, I am really glad you love it C1! all you are doing right now is for yourself.

Nah berhubungan dengan C1 yang sedang suka banget sama piano nya, saya menyiapkan Free #IMCPrintable bertema piano hehehehe udah lama sekali ya saya ga bagi-bagi free #IMCPrintable Montessori Kartu nomenklatur?

Kalau IMC Moms klik di link di bawah dan muncul kolom untuk memasukkan e-mail, silahkan masukan e-mail. Apabila sudah pernah, anda bisa menutup saja kolom tersebut. Lalu anda balik ke page ini dan klik sekali lagi link IMC Printable di bawah, nanti akan muncul!

IMCPrintable_Kartu_Montessori_Bagian_Piano

IMCPrintable_Montessori_Nomenclature_Parts_Of_Piano

Enjoy IMC Kids!!!

”If children hear fine music from the day of their birth and learn to play it, they develop sensitivity, discipline and endurance. They get a beautiful heart.” ~Shinichi Suzuki

Tags from the story
Written By

Elvina Lim Kusumo is a Mother , Author "Montessori di Rumah" & "Real Mom Real Journey" , food scientist, Montessori Educator , and founder of IndonesiaMontessori.Com (IMC).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *