Sticky n’ Slithery Sensory Play

resep pasta warna warni colored pasta

Sticky n’ Slithery Sensory Play

Permainan Sensori Yang Lengket dan Licin ala MommyC

TGIF! akhirnya Jumat lagi dan kali ini MomC mengulang membuat permainan sensori yang selalu disukai dan ga pernah gagal serta mudah sekali persiapannya. Kali ini MomC tidak menggunakan pasta berwarna (spaghetti,rotini dll) tetapi menggunakan produk Indonesia donk 🙂 Bakmi! nah resep dan cara pembuatannya akan MomC ulas di artikel selanjutnya ya. Yang pasti permainan sensori ini betul-betul ga pernah gagal dan C selalu puas dan keasyikan sendiri….tadi kurang lebih 45 menit dia main sambil cerita-cerita sendiri.

photo 3-130

Nah ini dia undangan bermain sensori siang tadi , invitation to play kali ini juga MomC padukan dengan kegiatan keterampilan hidup dengan pendekatan Montessori. MomC siapkan berbagai wadah lainnya , berbagai sendok, capitan, sumpit, scoop, gunting dll yang C bisa gunakan untuk bermain kali ini.

ide main anak bayi yang aman DIY TOYS

Waktu MomC menyiapkan semua ini, C udah terlalu excited dan mau main langsung aja ….padahal kita sendiri juga baru pulang jalan-jalan dari Farm terdekat tadi pagi….

pelatih sensorik anak usia dini ide kegiatan

Lucu yaaa…MomC juga gemes sendiri kalau nyiapin Sensory Bin yang seperti ini, rasanya ingin ikut main (tapi ga ingin ikut mikirin bersih-bersihnya sih….)

tips bermain motorik hauls dan kasar anak prasekolah

Alhasil begitu siap dimainkan tanpa tunggu aba-aba C langsung mulai sendiri…ia mulai dengan otomatis mengelompokkan bakmi-bakmi berwarna ini ke wadah-wadah berwarna… ahaaa!! tanpa aba-aba langsung aja C ambil satu-satu dan kelompokkan layaknya seperti saat kegiatan keterampilan hidup (Practical Life) pada pendekatan Montessori. Kata C , noodle yang ungu masuk ke sini, yang hijau ke situ, dst….sambil ga nengok ke MomC lagi dengan antusias mulai sendiri…

melatih motorik halus anak menggunting prasekolah

C gunting juga ya bakmi nya yang oranye…..nah MomC senang mengkombinasikan permainan sensori dengan kegiatan keterampilan hidup pendekatan Montessori karena usia C sekarang sudah 2.5 tahun dan saat yang tepat untuk semakin mengasah kemampuan motorik halusnya. Belajar menggunakan gunting tumpul , menggunakan tweezer / capitan / tong, dll yang sangat baik untuk melatih otot-otot jari C dan koordinasi mata dengan tangan C. Kegiatan ini sangat baik dan mendukung sekali untuk C yang sedang suka menulis. Nggaaa, MomC jarang hampir ga pernah kasih worksheet belajar menulis untuk C dan sejenisnya , toh C baru berusia 2.5 tahun…hanya saja akhir-akhir ini dia suka sekali minta-minta worksheet tracing, maze, menulis nya punya Kumon…jadi ya sudah berhubung prinsip MomC “Follow The Child” jadi kami siapkan , sudah dibeli semua buku dan di laminasi baru sebagian (banyak banget kan tugas MomC?).

resep pasta warna warni colored pasta

Selain itu C juga menggunakan scoop seperti ini, mekanisme nya mirip seperti menggunakan gunting, tangannya buka tutup…C suka menggunakan ini sambil ketawa-ketawa dan bilang “Oh nooo..Oh nooo” setiap melihat bakmi nya berjatuhan…

tips melatih sensor halus motorik anak

Dari awalnya pemanasan hanya menggunakan scoop, dll akhirnya C tergoda juga cekikikan mulai main dengan tangannya sendiri. Mulai dari di ambil sedikit-sedikit sampai sebanyak-banyaknya…mulai dari jongkok, duduk, sampai berdiri dan ketawa-ketawa sambil bilang ” Owwww it is sticky!!!! Mommy this is like Ooeee Gooey, it is sticky!!!” (lengket, lengket ,lengket!!). Hahaha lengket tapi tetap main sampai berdiri segala…

resep beras berwarna colored rice

 

Yep, begini kira-kira hebohnya C bermain dengan DIY bakmi warna-warni kali ini….lengket lohh sebenarnya tapi C kelihatan senang banget. Salah satu hal yang MomC mau sharing untuk terus memberikan kegiatan Messy Play dll walaupun anaknya masih ragu, karena pada akhirnya si kecil nanti akan tahap ketagihan seperti C ini, melek-melek selalu “Sensory Play!!!!”.

mengajar anak calistung usia dini tips

Begini penampakan wadah-wadah yang tadinya digunakan untuk mengelompokkan warna, setelah semua di campur-campur …akhirnya wadah-wadah itupun diisi penuh-penuh oleh C dengan bakmi warna warni tanpa ingat “sorting colors” lagi haha…ya sudah lah ya, as long as you are having fun!

DIY toys yang aman untuk bayi

Selain itu MomC juga suka sekali menyiapkan permainan sensori untuk C karena dengan bermain sensori, kosakata C juga bertambah pesat. C bisa membedakan dan merasakan langsung berbagai hal seperti kali ini “lengket” , “licin” , “panjang” dll. Selain itu kemampuan kognitif C pun juga berkembang di mana ia berlatih mengambil keputusan , berpikir secara strategis dan kritis dan mengasah cara berpikir bagaikan little scientist dimana ia bisa mulai bereksplorasi dan observasi berbagai hal dengan variabel yang berbeda. Pada saat C berdiri , jongkok melempar bakmi dan transfer bakmi, disitulah kemampuan motorik kasarnya pun diasah. Selain itu bermain sensori pun mengundang C untuk bertanya dan juga menggunakan kata-kata yang spesifik dan deskriptif serta tepat konteksnya. Tentunya si kecil juga akan menjadi lebih kreatif dengan seringnya kesempatan yang untuk eksplorasi bebas dengan berbagai materi. MomC selalu suka dan mendukung belajar melalui berbagai pancaindra , karena seperti yang momC pernah sharing bahwa anak berusia di bawah 6 tahun masih akan kesulitan untuk menangkap ide yang terlihat abstrak dan akan lebih mudah menangkap konsep yang riil melalui berbagai pancaindra si kecil. Selain itu juga usia 6 tahun pertama adalah usia Golden Age dimana tahap keemasan atau istilah dari Doktor Montessori adalah fase Absorbent Mind….di tahap usia dini inilah sangat baik untuk merangsang dan mengembangkan seluruh kemampuan dasar dan seluruh pancaindra anak.

mainan DIY toys buatan sendiri resep pasta berwarna

Touch , Sight, Hearing, Smell, Taste! Yes saat bermain sensor si kecil dapat menyentuh tekstur langsung , merasakan berat dan bobot suatu benda, merasakan licin atau kasar suatu benda, dan pada saat bermain sensori pula si kecil dapat melihat menggunakan indra penglihatannya secara langsung warna-warni yang ada, tekstur yang ada. Saat itu juga ia dapat mendengar dengan indra pendengar bunyi bakmi yang jatuh apabila di pindahkan dari satu wadah ke wadah lainnya, apabila bakmi tersebut di lempar dari ketinggian, dll. Bau ? yes tentu ada juga bau ciri khas dari bakmi yang baru direbus…disitu si kecil juga dapat mengasah indra pembauannya. Taste? well this one is safe to taste, but I doubt the kids will like it!

Whoaaa ternyata bukan C aja yang suka main bakmi warna warni ini loh!!! Ry & Zoey juga suka , thanks a lot Mommy Sharena Delon yang udah share kegiatan IMC nya Ry , love it!

sharena delon bakmi warna wani

Nah di artikel berikutnya akan MomC ulas cara pembuatannya yang sangat amat mudah sekali! ini salah satu permainan sensori kesukaan dengan persiapan yang mudah, ga pakai gagal!

Untuk dapat notifikasi di e-mail anda tentang artikel terbaru dari IndonesiaMontessori.com , masukkan e-mail anda ke dalam kota oranye dan jangan lupa verifikasi ya 🙂

Written By

Elvina Lim Kusumo is a Mother , Author “Montessori di Rumah” & “Real Mom Real Journey” , food scientist, Montessori Educator , and founder of IndonesiaMontessori.Com (IMC).

6 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *