First Week of Homeschool With IMC

Setelah 2 bulan lebih deschooling akhirnya kami memutuskan untuk slowly get back into our routine (homeschool) this week!

Banyak pertanyaan dari IMC moms yang ga bisa saya jawab satu-satu mengenai decision kami hehe yang pasti sudah kami pikirkan dan putuskan matang-matang sekeluarga hehehe…jujur awalnya kita ga berencana seperti ini dan kita sudah sempat explore bahkan daftar ke sekolahan internasional di sini hehe tapi ya ternyata kita manusia boleh berencana begini begitu, at the end kita left to no option and we believe this is the answer at this stage, at this moment.

Awalnya saya juga bingung gimana ya kira-kira menjelaskan ke orang tua saya ? sebagai manusia super extrovert 70%++ tentunya suka mikir juga ya nanti orang tua saya berpendapat apa dll? tapi ternyata setelah saya jelaskan alasannya malahan saya mendapat dukungan yang sangat baik! Thank GOD! Kebayang ga sih awalnya …gimana ya saya jelaskan ke MY MOM? paling penting itu MY MOM (yah maksudnya selain hubby dan keluarga sendiri yang memang sudah OK). Kenapa MY MOM? karena MY MOM itu dulunya guru TK! hahahahahaa kebayang dong? jadi dia juga ga awam-awam banget tentang pendidikan, sejarah pendidikan, dia bisa kritikal dll.

Meskipun saya rasa MY MOM ga baca artikel ini tapi kata-kata dari dirinya lah ya yang membuat saya keep on going dan saya percaya ini yang terbaik untuk anak saya C1 pada fase ini. Saya juga belajar hal baru …sebagai orang super chatty dan extrovert tingkat maksimal saya kan suka ngobrol, denger pendapat orang lain..yah kongkowww gitu lahhhh yah intinya menurut saya untuk dapat berteman baik ga perlu tuh memiliki sama persis pendapat tentang suatu hal. Wajar-wajar aja dong kalau setiap keluarga memiliki pendapat, situasi , anak yang berbeda-beda?

Nah, fase agak percaya ga percaya itu semakin bulat (tadinya udah agak bulat karena suami mendukung, tanpa dukungan dia ga akan berhasil semua ini.) setelah MY MOM menunjukkan supportnya dengan pendidikan alternatif ini. Lalu MY DAD sih santai aja yah dia malah jawab “Papi juga ga sekolah kok, hehehe papi baru sekolah langsung masuk SD 4…sebelumnya membantu Akong saja di pabrik….” Aheeemmm you know what? I am a big fans of MY DAD , he is not perfect bisa dibilang rigid juga tapi overall he is a good man. Jadi kalau ditanya saya nge-fans ga sama aktor siapalah gitu? or siapalah gitu? I am sorry saya ga nge-fans. Semua yang ada di media itu kan saya ga tahu aslinya hehehee….Ya sometimes I am inspired tapi saya selalu lebih nge-fans sama yang ga jauh-jauh dan saya dah tahu pasti aja seperti My parents, my siblings, my husband and so on…skeptis banget sih Vin!? Selain itu adik-adik saya yang menurut saya peers saya untuk brainstorm, ngobrol apa saja dari A to Z juga get the ideas! itu aja udah cukup, komentar yang lain ga matter bagi saya.

Vin, back to the topic….katanya mau cerita tentang pengalaman minggu pertama …

Baiklah, karena kita baru balik dari Indonesia tapi udah semangat 45 mau mulai aja gitu hahahaa jadi masih batuk pilek tetap berusaha mulai meski slowly. Saya itu suka planning tapi ga mendetil, jadi planning big picture aja kira-kira apa yang mau kita lakukan in general selama minggu ini dll. Suami saya kebalikannya hahaha ya sudah bagus lah yawww jadi saling lengkapin gimana gitu romantis kan. Nah ini beberapa pendapat dan observasi saya setelah beberapa hari ini dalam #homeschoolwithIMC

  1. Personalization .Untuk materipun saya berencana “follow the child”. Jadi karena tadinya saya berencana memasukan C ke SD internasional gitu kita sudah punya buku-bukunya (banyak banget deh). Ya udah saya mulai pemanasan undang C1 untuk explore buku-buku itu saja dan sudah habis. Jadi sekarang saya lagi cari bahan lainnya. Yang saya suka dari #HomeschoolWithIMC ini kami betul-betul memiliki fleksibilitas dalam mix and match materi dan 100% custom! beli laptop dan hp aja bisa custom….WE LOVE IT and it does make sense to our family in this century.

2. Efficiency. Kalian pasti tahu ya kalau saya ini orangnya straight forward hahahaa meski ENFP (apa hubunganya sih?) yah , saya amati kebanyakan kita selesai dalam 1-2 jam. Sisanya C1 bebas bermain, pursuing his hobbies, istirahat, dll. To be honest, hari-hari kita sudah padat banget loh meskipun “homeschool” nya cuma 1-2 jam aja sehari karena setiap hari kita pergi juga. Mungkin yang saya sukai dari waktu saya kuliah ya efisiensi juga ya dan personalisasi. Saya bisa ambil materi apa saja yang saya mau dan saya bisa dan saya bisa manage jadwal saya sendiri. I found it to be useful untuk my time management dan goal setting sampai detik ini udah jadi Mommy.

3. Self-Motivation. Saya percaya apapun juga yang dimulai dari anak…..biasanya yaaaaa kalau ga lapar, haus, ngantuk biasanya akan dengan senang hati anak lakukan. Tentunya ada disiplin di rumah kami dan C1 tetap bangun jam 6 pagi , mandi sendiri, dll. Bidang yang ini saya serahkan ke suami saya yang sangat amat teramat disipilin “Yes, SIR!!!!!”

Sebetulnya kalau dikatakan saya jadi sibuk sih yah mungkin ada perbedaan tambahan 15% tapi sebetulnya sama aja. Saya bayangkan kalau tadinya saya ga #HomeschoolWithIMC saya juga akan tetap melakukan semua hal yang sama. Justru hal besar yang menurut saya amazing adalah kita jadi lebih relax. We learn for the sake of learning , not for testing at this phase. Jadi sayanya juga lebih santai dan saya berusaha memberi kesempatan C1 untuk membuat mistakes sebanyak mungkin di usia nya baru genap 6 tahun kemarin ini. Menurut saya baik untuk dirinya belajar bahwa making mistakes are FINE and it is part of GROWING UP! di lain kesempatan saya akan share tentang hal ini , the importance putting our kids on their own level rather than following guidelines. (Vin,udah ya ga usah di kasih paper lagi…)

Overall minggu ini kami lalui dengan baik, thankful for the peace, thankful for the supports from my parents and siblings, thankful for my friends.

Udah ya, udah panjang banget nanti takutnya pada tidur….C1C2 juga sebentar lagi manggil hahahaa… intinya menurut saya semua orang tua, semua anak berbeda-beda, kondisinya, hobinya dll dan saya yakin banget setiap orang tua ingin berusaha yang terbaik so please do whatever works for each us,wish us luck ya!

Written By

Elvina Lim Kusumo is a Mother , Author "Montessori di Rumah" & "Real Mom Real Journey" , food scientist, Montessori Educator , and founder of IndonesiaMontessori.Com (IMC).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *