DIY IMC Softee Dough – What’s Your Flavor? Ours is Chocolate!

resep softee playdough

Whoaaaaaa….ga sabar mau share kegiatan pagi ini! berhubung hari ini hari Jumat, yes yes weekend is coming…jadi merasa lebih happy (placebo effect…) hehehe….dengan semangat 45 tadi pagi subuh bangun, baca testimonial IMC mommies  langsung mengharu biru, terkesima dan juga bercampur aduk….masih aja berbunga-bunga dari keseruan minggu kemarin dimana mom Gisella Anastasia ngajakin Gempi main Flubby Jelly (klik resep di sini) plus mom Sharena Delon ngajakin Ry main sensori, Bakmi Warna Warni (klik resep di sini).

gisella anastasia gempita gading flubby jelly

Ekspresinya….kayak terkesima gitu ya..gemess haha…C juga ngga pernah nolak kalau yang namanya permainan sensori, acak-acak bebas, messy play dkk nya….sebetulnya memang kalau yang belum terbiasa akan berpikir “Waduh apa ga repot bersihinnya?” sebetulnya ngga kok, asal ditatakan dan kalau bisa di luar. Jujur aja lebih baik bersihin sebentar dan C puas main 1-2 jam an dengan Jelly, Bakmi, tepung-tepung, pasir dan kacang-kacangan lainnya dibandingkan bingung ga ada ide mau ngapain akhirnya jadi malah uring-uringan.

sharena delon bakmi warna wani

Yang ini Ry lagi bermain dengan Bakmi Warna Warni nya, seru bangettt..terakhir waktu C saya siapkan ini juga lamaaaa banget mainnya, sampai ditarik-tarik, dilempar-lempar dll…duh ceria dan cekikikan..betul-betul bahagia ya kalau anak diperbolehkan seperti ini, puasss rasanya gitu mereka…kebutuhannya terpenuhi hehe.

(Sumber Foto : Dokumentasi Pribadi Gisella Anastasia & Sharena Delon)

cara buat playdough aman

Nah masih dengan semangat 45 terlebih lagi setelah membaca testimonial pagi ini, C yang tadi pagi bangunin mommy karena ketiduran lagi setelah subuh terbangun, C banguninnya dengan cara kiss mommy berkali-kali sambil usap-usap mommy terus tiba-tiba tarik tangan kenceng-kenceng bilang “C udah bangun, AYO MAIN!!!” uhukkk..Ok deh, dengan mata masih berat dan badan agak terhuyung-huyung bersiap-siap menyongsong hari baru dengan semangat baru. Internalisasi diri membantu banget misalkan di pagi hari saya katakan pada diri saya sendiri “Hari ini saya berniat akan menghabiskan waktu saya bermain-main dengan C aja, prioritas nya itu…” nah itu membantu saya untuk lebih fokus main-main dan melupakan hal-hal lain dan to do list yang menunuggu.

image

Buku-buku & majalah ini juga menjadi inspirasi saya akhir-akhir ini tentunya dengan beberapa buku parenting lain yang biasanya saya bawa kemana-mana. Begitu ada waktu sempat , misalnya C ketiduran di mobil saya parkir dan baca buku, lumayan loh beberapa halaman saja sudah membantu sekali! Salah satu pepatah dari Bapak Iwan Sunito yang sangat menginspirasi saya adalah,

“Many people suffer from the procrastination diseases of “ONE DAY” – one day I will do it, one day I will study, one day I will be diligent, one day I will make a change. But If we ever want to achieve something great in our life, we must resolve to act, beacuse Today is The Day.” – Iwan Sunito (From Borneo to Bloomberg, Gramedia Pustaka Utama)

image

Kepanjangan cerita sampai lupa judul artikelnya DIY IMC Choco Softee Dough #IMCSofteeDough ya! hehe nah sudah memasuki bulan Februari di sini sudah mulai ramai ada cokelat-cokelat dimana-mana yang dijual untuk perayaan hari kasih sayang minggu depan. Terinspirasi dari banyaknya cokelat yang ada dan sebagai pecinta coklat (ihih iya…I am chocolate lover!) hari ini kami berdua membuat DIY IMC Choco Softee Dough (Doh Cokelat Empuk ala IMC). Kali ini yang ikut seru main bukan hanya C tapi juga saya, teksturnya dan wangi coklatnya ga nahann…..therapeutic banget deh!

Ngomong-ngomong soal terapi , jadi ingat aplikasi buatan adikku dan suaminya Color Therapy App yang baru saja dinominasikan oleh Business Insider sebagai salah satu aplikasi pilihan anak remaja masa kini, BRAVO to my little sister and brother in law! You make INDONESIANS proud! gimana ngga kalau aplikasi dari Indonesia ini membuat jutaan anak-anak remaja di berbagai penjuru dunia tergila-gila!

Kembali lagi ke cara buat IMC Softee Dough yang therapeutic ini, bahan-bahannya sudah ada semua di rumah kok, yuk buka-buka lemari dan cari di dapur…

Bahan-bahannya 300 gram tepung terigu , 100 ml minyak sayur , cokelat bubuk (secukupnya) , saya tambahkan perisa rasa vanila juga supaya semakin seperti truffle gitu haha…setelah itu that’s it di aduk-aduk, dibejek-bejek sampai merata...trust me it is addicting ! belum lagi wangi bubuk cokelat nya yang asli ini betul-betul pengen dimakan…pssstt, kali ini 100% bahan makanan ya jadi aman untuk si kecil yang masih mouthing tetapi tentu saja selalu harus diawasi loh.

imageNah teksturnya akan seperti ini, crumbly tetapi sangat lembut . Mudah dicetak tetapi mudah hancur juga, sangat-sangat addicting….C betul-betul menikmati proses pembuatan dan mainnya sampai kami main berjam-jam karena saya pun ikut main gemes…

imageCetak-cetak kereta api, cetak-cetak bentuk hati dll..semua kita coba…lihat deh teksturnya, menggoda banget kan? selain itu permainan sensori kali ini juga merangsang indra pembau ya karena saya berikan perasa vanilla dan coklat bubuk…kata C “Looks deliciousss Mommy!!”

imageChoco-choco-chocolatey…who does not love CHOCOLATE? supaya makin seru kami tambahkan juga cokelat kancing betulan , C malah main tak umpet….cokelat-cokelat kancingnya diumpetin dan dicari-cari lagi…look at all of those little fingers…exercising..strengthening those little muscles !

imageInspired by Montessori Number Rods, let’s count the chocolate candies C! one…two…three…four….

“let’s make the Math alive…when you see…and touch…it will forever be part of your soul !” ~ Elvina Lim Kusumo

imageChocolate Gelato for C, mommy and daddy….wanginya itu loh ga tahan, do you smell what I smell? do you see what I see? teksturnya dll betul-betul persis….

imageNah terakhir C membuat “Chocolate Cupcakes” untuk kami bertiga dihiasi permen bintang-bintang. Betul-betul bonding time yang seru, C bercerita banyak sekali saat bermain, ia juga memberi komentar tentang teksturnya yang lucu katanya, crumbly. Saya sengaja bertanya apakah ini sama dengan Kinetic Sand? C jawab “Beda, ngga sama.” Saya tanya lagi “Bedanya apa C?” C jawab ” beda aja…” hahahaha…saya kenalkan kosa kata baru “crumbly“…jadilah di video C bilang “it is sooo crumblyyyy” terus deh!! dicoba ya, karena teksturnya lucu banget meskipun sepertinya crumbly gitu tapi soft banget lembut di tangan . Setelah selesai kami tutup lagi wadah sensori bin kami supaya setelah C tidur siang kita bisa mainkan lagi. Lucuu gemes!! kalau udah di coba mention @indonesiamontessori ya dan sertakan #IMCSofteeDough Have Fun!

Follow IMC on

Facebook , Instagram & Youtube 

Written By

Elvina Lim Kusumo is a Mother , Author “Montessori di Rumah” & “Real Mom Real Journey” , food scientist, Montessori Educator , and founder of IndonesiaMontessori.Com (IMC).

1 Comment

  • Hi mom, mau tanya sensory bin itu biasany beli dimana y? Saya kebingungan cari yg ukuran besar & agak dalam. Thank you

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *